Ketinggalan rombongan, pemudik apresiasi Petugas Pos Pam Lebaran

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jateng – Seorang pemudik asal Klaten yang hendak balik ke Jakarta memberikan apresiasi kepada petugas Kepolisian Resor Batang, Polda Jawa Tengah, pasalnya telah mengantarkan dia dan adiknya ke terminal Pekalongan.

Apresiasi diberikan atas bantuan Polres Batang kepada Wijaya dan adiknya yang tertinggal dari rombongan keluarganya saat berada di Rest Area Km 360 B Kuripan Batang, Sabtu (8/6/19).

“Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih pada anggota Polres Batang yang memberikan pelayanan kemanusiaan pada mudik lebaran tahun 2019 ini. Berkat bapak Polisi dan ibu Polwan, saya bisa kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta,” ungkap Wijaya, usai diantar Kabag Sumda Polres Batang, Kompol Siti Za’amah ke terminal Pekalongan.

Wijaya sendiri mengaku mudik tahun ini menjadi pengalaman tak terlupakan. Pasalnya, pada saat berada di Rest Area Km 360 B Kuripan Batang, Sabtu (8/6/19), dia tertinggal dari keluarganya yang sudah selesai beristirahat.

”Sesampainya di rest area Kuripan, saya pergi ke toilet, karena kendaraan yang berhenti sangat banyak, saya lupa lokasi parkir kendaraan keluarga kami yang baru mudik dari Klaten,” kata Wijaya.

Wijaya sendiri sebelumnya sempat menghubungi anggota keluarganya, dan ternyata sudah melanjutkan perjalan ke Jakarta. Akhirnya dia bersama adiknya menemui anggota kepolisian di Pospam Pengamanan Ketupat Candi 2019. Setelah mengadu terhadap pihak Pospam lebaran akhirnya diantar ke terminal Pekalongan.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga melalui Kabag Sumda Kompol Siti Za’amah saat di lokasi mengatakan, bahwa dalam rangka operasi ketupat Candi 2019, anggota yang bertugas dari jajaran Kepolisian Resor Batang di wajibkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat. Terutama pemudik yang melintas di wilayah hukum Polres Batang.

”Ini sudah menjadi tugas dan kewajiban selaku anggota kepolisian saat bertugas, baik dalam tugas kemanusiaan maupun dalam tugas penegakan hukum, karena Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” tandas Kompol Siti Za’amah.

 

 

Reporter : Irul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *