Urai kemacetan Satlantas Polres Lebak terapkan sistem One Way

by -77 views

MITRAPOL.com, Lebak – Polres Lebak memberlakukan sistem satu arah (One Way) untuk mengurai kemacetan kendaraan arus balik Lebaran 2019, pada Minggu (9/6/2019). Pemberlakukan sistem satu arah itu dilakukan di titik rawan kemacetan seperti perempatan Malangnengah Kecamatan Rangkasbitung dan pertigaan Warunggunung.

Wakapolres Lebak, Kompol Wendy Andrianto mengatakan, saat ini terjadi kepadatan arus lalu lintas dari arah Banten Selatan, tepatnya dari arah Pandeglang menuju Jakarta pada arus balik lebaran 2019. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas.

“Pada arus balik lebaran kali ini kami berlakukan sistem One Way yang sifatnya situasional, jika terjadi kepadatan kami akan berlakukan. Dipertigaan ruas jalan Warunggunung ini merupakan jalur alternatif paling dekat menuju Jakarta, sehingga kami berlakukan sistem one way,” kata Wendy kepada wartawan saat terjun langsung melakukan pemantauan lalu lintas di Warunggung, Minggu (9/6/2019).

Wakapolres Lebak, Kompol Wendy Andrianto

Wendy menjelaskan, saat ini merupakan batas akhir cuti bersama libur lebaran, pihaknya memperkirakan pada H+4 ini merupakan puncak arus balik lebaran sehingga untuk memperlancar arus balim dilakukan rekayasa lalu lintas.

“Diperkirakan hari ini merupakan puncaknya arus balik lebaran, karena pada Senin (10/6/2019) sudah memasuki hari kerja baik pegawai swasta ataupun ASN” terangnya.

Dibandingkan tahun sebelumnya, lanjut Wendy, arus lalu lintas saat ini lebih padat dan meningkat dua kali lipat, akibat jarak tempuh yang lebih dekat bagi warga Pandeglang yang akan menuju Jakarta.

“Mungkin karena banyaknya informasi dimasyarakat, bahwa jalur arus balik disini lebih dekat menuju Jakarta. Sehingga secara bersamaan, kebanyakan pengendara menggunakan jalur disini. Karena sudah dilakukan antisipasi, Alhamdulillah tidak ada kemacetan,” ujarnya.

Dibagian lain Wendy menghimbau untuk keselamatan para pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan membawa dokumen kelengkapan kendaraan.

“Kita sudah lakukan tiga tahapan yaitu preentif, prefentif dan refresif bagi kendaraan bak terbuka agar tidak mengangkut penumpang,” pungkasnya.

 

 

Reporter : A4N

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *