Terduga teroris yang dibekuk Densus 88 di Kalteng merupakan kelompok JAD dan ISIS

oleh -63 views

MITRAPOL.com, Palangka Raya – Tertangkapnya terduga teroris oleh petugas Kepolisian Polda Kalimantan Tengah di Jalan Pinus Permai lll kemarin berlanjut dengan pengembangan ke wilayah Kabupaten Gunung Mas (10/6/2019) malam.

Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng menggelar Press Conference terkait penangkapan terhadap kelompok teroris di Kalteng, Selasa (11/6/3019) sekitar pukul 15.30 WIB bertempat di ruang Loby Mapolda.

Loading...

Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Anang Revandoko dengan didampingi Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm Syaiful Rizal, Kabinda Brigjen Pol Slamet Urip Widodo, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan serta perwakilan dari Sekda Kota Palangka Raya, Kejaksaan tinggi dan Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Anang Revandoko dalam Press Conference mengatakan, benar bahwa pihaknya telah mengamankan terduga teroris berjumlah 33 orang dan 2 diantaranya terbukti sebagai jaringan kelompok teroris. kini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Jumlah keseluruhan ada 33 orang dan dua diantaranya berinisial T dan A resmi sebagai tersangka, kedua pelaku ini adalah salah satu jaringan teroris yang pernah ikut pelatihan perakitan bom di Aceh dan mereka pengikut kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang merupakan kelompok yang harus diwaspadai di Indonesia,” jelas Kapolda.

“Kelompok teroris JAD memiliki dan merupakan jaringan internasional, mereka mempelajari tentang ajaran aliran keras dengan bukti adanya buku yang berhasil di sita yang berjudul Akhir zaman dan bahkan kehidupan sehari-hari mereka pun sangat tertutup baik terhadap lingkungan dan masyarakat disekitar tempat tinggal mereka,” imbuhnya.

Kini para pelaku sudah diamankan dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut, sedangkan beberapa barang bukti hasil dari penggeledahan di tempat tinggal pelaku juga sudah turut diamankan, selain itu nasib dari anak anak para terduga teroris tersebut sudah diserahkan dan dititipkan ke pihak Dinas Sosial.

Berdasarkan dari hasil penggeledahan petugas berhasil menyita Kartu identitas, ATM, laptop, pedang, obeng, tang, kabel dan alat yang diduga digunakan para pelaku untuk membuat dan merakit bom, serta buku yang bertuliskan Akhir zaman dan kertas yang berlambang kelompok Isis,” tutup Kapolda.

 

 

Reporter  : Abimanyu/Tedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *