Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2018

  • Whatsapp

MITRAPOl.com, Nunukan Kaltara – Ketua DPRD Kabupaten Nunukan H. Dani Iskandar didampingi dua Wakil ketuanya memimpin Rapat Peripurna ke-II masa sidang 2 DPRD Kabupaten Nunukan. Kamis (13/06/2019).

Rapat Paripurna dihadiri langsung oleh Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM, bersama Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan Serfianus S.IP, juga dihadiri semua SKPD dan FKPD.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM, dalam laporannya mengatakan, saat ini kita masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri perkenankan saya mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin.

Ketua DPRD Kabupaten Nunukan H. Dani Iskandar

Lanjut Bupati, bahwa sebagaimana diatur dalam UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menegaskan bahwa Kepala Daerah wajib menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan lampiran laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) yang diperiksa oleh BPK RI paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Pelaksanaan APBD 2018 melihat secara langsung kinerja penyenggaraan pemerintahan kepada DPRD dan masyarakat sekaligus merupakan bahan evaluasi dan penilaian kinerja Pemerintah Daerah untuk tahun anggaran berikutnya.

Ini merupakan laporan tentang kinerja pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah yang telah daudit oleh BPK RI perwakilan Kaltara.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM

Kita semua harus berbangga hati karena kita mendapatkan penilaian Opini Wajar Tampa Pengecualian (WTP) yang ke-empat kalinya, ini merupakan suatu prestasi.

Muda-mudahan prestasi yang kita raih bersama ini dapat kita pertahankan sekaligus memotifasi kinerja kita dimasa masa akan datang.

Dalam kesempatan ini Bupati termuda di Indonesia ini menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nunukan yangn telah berpartisipasi dalam pelaksaan Pileg dan Pilpres sehingga bisa berjalan aman dan lancar.

Suksesnya pelaksanaan Pileg dan Pilpres ini juga atas peranan penting pihak Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia, sehingga khususnya Nunukan dan umumnya Kaltara mendapat kategori sebagai daerah yang paling aman.

Dalam pemilihan yang lalu kita berbeda pilihan, namun setelah pemilihan selesai mari kita kompak dan bersatu kembali bersama-sama membangun kabupaten Nunukan yang lebih baik, pungkas Bupati Nunukan.

 

 

Reporter : Yusuf P

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *