Tampilkan berbagai potensi, IPPS gelar halal bihalal

by -54 views

MITRAPOL.com, Lebak – Halal Bihalal yang digelar oleh Ikatan Pemuda Pelajar dan Santri atau disingkat IPPS di Kampung Garung Sabrang Desa Cihujan Kecamatan Cijaku jum’at (04/6/18) kemarin adalah acara yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat, terutama para generasi yang dinilai potensial, setidaknya dalam acara yang digelar ke 2 kali dalam dua tahun terakhir ini bukan hanya seremonial semata melainkan acara diwarnai suguhan kreasi seni baik local wisdom maupun kreasi umum yang tidak asing dikenal publik.

Halal bihalal dalam tema “Mari kita eratkan silaturahmi dan junjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan” diharapkan mengugah hati para hadirin untuk senantiasa saling memaafkan antara hadirin hadirot baik warga setempat mahupun para tamu undangan lantaran semua manusia tidak akan terlepas dari sifat nafsu, iri, dengki dan sifat-sifat buruk lainnya yang berpotensi mendegradasikan kerukunan masyarakat. Oleh sebab itu ketua IPPS berharap para hadirin untuk saling melembutkan hati, menjaga lisan dan tak usang untuk saling menebar kebaikan.

“Mudah-mudahan dengan acara ini kita bisa lebih rukun, menjadi manusia yang lemah lembut, mudah memaafkan saudara-saudara kita yang kadang kala menyakiti hati, baik yang sengaja ataupun tidak. Kemudian setelah ke 2 kali halal bihalal ini ade-ade kita bisa lebih semangat lagi dalam belajar agar kedepan bisa menampilkan kreasi yang lebih lagi dari tahun-tahun sebelumnya.” Tutur Agus ketua IPPS ditengah-tengah sambutannya.

Selain itu, senada juga disampaikan oleh Ridwan sebagai ketua pelaksana. Ia pun menaruh harapan besar pada para pemuda yang berperan aktif untuk terus bersatu dalam mewujudkan kegiatan yang produktif di acara yang cukup signifikan ke depan baik kegiatan umum maupun kegiatan religi. “Saya harap ke depan kita semua selalu kompak dan bersatu demi kemajuan kampung kita ini”, tukas Ridwan dalam sambutannya.

Diketahui acara berjalan kondusif sejak pagi hari sampai dengan malam hari dengan dihadiri oleh berbagai kalangan dari luar kampung, organisasi-organisasi santri, kepemudaan kesiswaan dan kemahasiswaan, terlebih masyarakat sekitar desa Cihujan. Menariknya, dalam acara tersebut juga dilengkapi dengan siraman rohani oleh mubaligh dari Labuan. Setidaknya ia menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam untuk menyulap kampung tersebut mendadak jadi religius.

 

 

Tim

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *