Langgar aturan, SPBU Sinabang kena sanksi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sinabang – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sinabang kabupaten Simeulue mendapat sanksi dari Pertamina kerena menyalahi aturan yang telah ditetapkan.

Kepala Pertamina Persero terminal BBM Simeulue, Evandrey Yandinarta mengatakan selain SPBU, pihak Pertamina juga memberikan sanksi pada Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) lainnya, karena melakukan pengisian minyak pada jerigen,

“Pemberian sanksi pada SPBU serta sejumlah APMS ini ditetapkan Kantor Cabang Pertamina di Banda Aceh, karena adanya pemberian selisih harga yang mereka keluarkan dan jual ke jerigen, berdasarkan data yang didapat melalui laporan masyarakat lewat foto yang dikirim melalui Call Center Pertamina 135,” ujarnya kepada Mitrapol Minggu (16/6/2019).

Ia melanjutkan, pemberian sanksi ini dikeluarkan langsung Pertamina, untuk diteruskan kepada SPBU, dendanya berupa pembayaran minyak dengan harga ekonomi atau non subsidi, sebanyak yang dijual ke jerigen, hal ini telah diberikan sejak April 2019 lalu, oleh Pertamina.

“Diharapkan pihak SPBU dapat melaksanakan kegiatan sesuai peraturan yang ada, namun ke depan apabila ditemukan lagi kegiatan penjualan minyak ke jerigen, pihak Pertamina akan memberikan sanksi lebih berat, oleh karena itu diminta dengan adanya sanksi berupa pembayaran ini, pihak SPBU dapat memahaminya, sebab kalau langsung diberi sanksi untuk ditutup SPBU, saya kira belum bisa,” jelasnya.

Untuk diketahui, SPBU satu-satunya di Simeulue, tiap hari menjual minyak ke masyarakat melalui jerigen. Akibatnya minyak cepat habis. Dampaknya tiap hari SPBU itu sering buka tidak beraturan, dengan alasan kurangnya pasokan minyak.

 

 

Reporter : Safdar. S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *