Perkosa anak SD hingga hamil, “Buang” di Dor Polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Kasus pencabulan atau pemerkosaan anak dibawah umur di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut) kembali terjadi.

Kali terjadi terjadi di Kecamatan Pulau Gebe, Halteng, seorang anak perempuan sebut saja Bunga (13) diperkosa oleh seorang pria yang usianya sudah dewasa mencapai 37 tahun.

Diketahui pria itu berinisial SA, alias Cdr alias Buang warga Kecamatan Pulau Gebe.

Kapolres Halteng, AKBP Andri Haryanto SIK mengatakan, Cdr alias Buang ditangkap di daerah Manokwari, Papua Barat, pada Sabtu (8/6/2019) pukul 22.00 kemarin.

“Setelah melarikan diri selma Lima bulan, seusai melakukan pemerkosaan anak di bawah umur hingga korban hamil 7 bulan, pelaku akhirnya ditangkap di Manokwari,” kata Kapolres, Senin (17/6/2019).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sudah melakukan tindak kejahatan kepada Korban sebanyak 6 kali, di empat lokasi yang berbeda mulai dari November hingga Desember 2018. Januari 2019, pelaku melarikan diri ke beberapa wilayah di daearah Papua dan Papua Barat,” kata Kapolres.

Padahal, keterangan orang tua korban, selama ini pelaku sudah dianggap sebagai keluarga sendiri.

Untuk diketahui, pada Senin, (10/6/2019) tersangka dibawa menuju Pulau Gebe dari Sorong dengan menggunakan pesawat Susi Air rute Sorong-Gebe.

Sesampainya di Bandara Gebe, pelaku langsung dibawa menggunakan mobil Patroli Sek Pulau Gebe menuju Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Namun dalam perjalanan, pelaku berontak dan melarikan diri ke dalam hutan. Akhirnya petugas mengejar pelaku dan memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, namun dirinya tidak mengindahkan peringatan petugas.

Kemudian petugas memberikan tindakan terukur untuk melumpuhkan pelaku dan mengenai bagian kaki. Setelah pelaku berhasil dilumpuhkan, ia langsung dibawa kembali ke Puskesmas untuk mendapatkan tindakan medis.

Berdasarkan LP No 03/VI/2019/Polda Malut/ Res Hateng/ Sek P. Gebe, pelaku dikenakan pasal 81 UU No 17 TH 2016 tentang Perlindungan Anak Jo Psl 285 KUHP tentang persetubuhan anak dibawah umur, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

 

 

Sahwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *