Warga Sobang minta pihak PLN ganti kabel jaringan listrik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Akibat sering terjadi mati listrik di wilayah Kecamatan Sobang, Lebak Banten, warga kini mulai geram dan meminta pihak PLN untuk segera mengganti kabel jaringan yang saat ini menggunakan kabel yang memakai pembungkus.

Warga juga meminta petugas Kantor Pelayanan KP PLN Muncang mampu memberikan mutu pelayanan dengan baik dan cepat dalam mengatasi gangguan listrik yang sering terjadi.

Permintaan tersebut diungkap warga yang selama ini merasa dirugikan akbiat gangguan listrik (mati lampu) yang kerap terjadi baik pada malam hari maupun siang hari

PLN dinilai belum berusaha semaksimal mungkin dalam mengatasi sumber penyebab terjadinya gangguan listrik yang sudah nampak jelas sebagai faktor utama penyebab terjadi gangguan listrik.

Kabel jaringan telanjang tanpa pembungkus adalah faktor utama dan harus segera diatasi, Pasalnya kabel tersebut dianggap tidak cocok dipakai untuk kawasan hutan pegunungan seperti kecamatan sobang, mengingat banyak terdapat ranting pepohonan

Langkah kongkrit itu jika dilakukan oleh pihak PLN dapat dipastikan mampu mengurangi faktor gangguan listrik diwilayah kecamatan sobang.

Selain itu, upaya kedua yang bisa diambil pihak PLN untuk mengatasi faktor gangguan adalah dengan cara melakukan pemangkasan ranting pohon disepanjang jalaur jaringan listrik secara berkala.

Pemeliharaan jaringan secara berkala juga dianggap mampu menekan terjadinya gangguan, namun pihak PLN harus menyertai tambahan jumlah petugas, mengingat KP PLN muncang terbilang luas arealnya.

“Areal tugas kami adalah yang paling luas dari Jalur sobang, jalur Cisimeut, jalur kentrong dan lebak gedong,” ujar Petugas PLN dari Kantor Pelayanan Muncang usai melakukan pemeriksaan kabel jaringan

Kerugian nampak dirasakan warga Sobang akibat sering gangguan listrik adalah efek dari terjadinya Spanning Listrik yang berakibat buruk dapat merusak peralatan elektronik milik warga seperti TV, DVD, Kulkas, Dll.

Menurut Udi, seorang warga Kp.Babakan hariang kepada mitrapol.com, Kamis,(15/6/2019).

“Selama bulan puasa (Bulan lalu, Red*) sampai sekarang (15/6/2019), hampir setiap hari ada saja gangguan listrik mati lampu, bahkan setiap harinya bisa lebih dari 5 kali ditambah sering spanning listrik jadi malah merusak elektronik,” tandasnya.

Warga yang merasa kecewa juga ramai menyindir pihak PLN melalui medsos, dalam kritikannya wargap berharap kepada Pihak PLN meminta mutu pelayanan baik, terlebih agar pihak PLN bisa segera memasang kabel terbungkus atau membersihkan ranting pepohonan yang ada.

Wakil Ketua koordinator Ormas Jaringan Relawan Untuk Masyarakat (Jarum) kecamatan sobang Sudirman Permana, menyampaikan kepada mitrapol.com Senin, (16/6/2019).

“Gangguan listrik terjadi itu akibat sebagian masyarakat yang kurang sadar dan tidak mau pepohonan dikebunnya dipangkas, padahal jelas itu faktor penyebab gangguan mati listrik dan spanning.

Sudirman menambahkan, kata dia, apabila pihak PLN belum bisa mengganti kabel sentral, pihaknya juga harus bisa berupaya melakukan cara lain seperti berkoirdinasi untuk lakukan pemangkasan atau bahkan lakukan penebangan secara menyeluruh disepanjang jalur PLN,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *