Eli Sahroni : Kepsek SMK PGRI Cileles coreng dunia pendidikan

by -724 views
Pengamat pendidikan Kabupaten Lebak, Eli Sahroni

MITRAPOL.com, Lebak – Pengamat pendidikan yang juga Tokoh Pemuda Kabupaten Lebak, Eli Sahroni meminta kepada pihak kepala SMK PGRI Cileles untuk segera mengembalikan uang potongan Bea Siswa kepada siswa penerima bantuan.

Hal tersebut perlu dilakukan karena semata-mata agar dunia pendidikan di Kabupaten Lebak dan Banten tidak tercoreng hanya karena ulah dari segelintir orang.

“Kami mengharapkan agar Kepala Sekola mau mengembalikan dana bantuan Bea Siswa kepada murid yang berhak menerimanya,” kata Eli kepada wartawan, Minggu(23/6).

Eli menyebutkan, jika potongan dana Bea Siswa yang terjadi di SMK PGRI Cileles tersebut dinilai sudah mencoreng citra dari Gubernur Banten Wahidin Halim yang menginginkan agar terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih. Tentu saja, sikap yang diperlihatkan oleh Kepala Sekolah tersebut jauh dari himbauan yang dicanangkan Gubernur Banten.

“Pak Gubernur menginginkan pemerintahan yang baik dan bersih, termasuk aparatur dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Dan tentu saja, pungutan yang dilakukan oleh kepala sekolah itu sangatlah bertolak belakang dengan keinginan dari Gubernur,” ucap Eli lagi.

Sementara itu, Sirojudin Al – Fath, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak ketika dikonfirmasi wartawan melalui aplikasi Whatapp tidak menjawab pertanyaan dari wartawan. Padahal, pesan yang dikirimkan telah dibacanya, hal tersebut didasari tanda centang dua berwarna biru.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, oknum kepala SMK PGRI Cileles diduga telah melakukan pemotongan dana Bea Siswa milik beberapa siswa di Sekolah tersebut. Hal itu, didasari dengan adanya pengakuan dari orang tua murid yang mengaku jika dana Bea Siswa atas nama anaknya tidak diberikan dengan utuh, dari jumlah yang seharusnya Rp 1 juta, pihak sekolah hanya memberikan Rp 300 ribu.

 

 

Reporter : A4N

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *