Dirjen SDA Hari Suprayogi tinjau banjir di Samarinda

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Direktur Jenderal Sumber Daya Air Hari Suprayogi didampingi Direktur Bina PSDA Fauzi Idris mengunjungi korban musibah banjir di Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam kunjungan itu, Hari memantau bantuan apa saja yang sudah diberikan.

Hari mengatakan kunjungannya itu sekaligus bertukar pikiran dengan Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, dan Kepala BWS Kalimantan III Anang Muchlis.

“Saya turun kelapangan,sekaligus berkonsultasi terkait solusi jangka panjang apa yang akan dilakukan untuk meminimalisir banjir di Samarinda,” katanya, Kamis (13/6).

Banjir yang melanda Samarinda sejak 9 Juni sampai dengan hari ini, diakibatkan curah hujan yang tinggi dengan durasi hujan lebih dari 8 jam. Dampaknya, banyak wilayah yang digenangi air setinggi 50-150 cm. Banyak kegiatan yang lumpuh, juga kerugian yang menimpa warga.

Sebagai pengelola infrastruktur sumber daya air, Ditjen SDA melalui BWS Kalimantan III tentu siaga melaksanakan tanggung jawabnya, yaitu mendukung Badan Nasional (Daerah) Penanggulangan Bencana. Alat berat, perahu karet dan sembako sudah disalurkan BWS Kalimantan III untuk meringankan beban para korban banjir.

“Saya intruksikan agar teman-teman yang tergabung dalam Satuan Tugas Bencana BWS Kalimantan III tetap fokus dan bekerja keras memberikan bantuan, sampai banjir benar-benar surut,” Jelas Hari.

Hari berpBanjir tidak bisa dihilangkan sama sekali, hanya bisa diminimalisir saja. Karena semakin ke sini, curah hujan semakin tinggi, belum lagi durasinya yang semakin lama. Faktor lainnya di bagian hulu sungai sudah semakin gundul akibat penebangan pohon dan membuang sampah sembarangan.

“Sebagus apapun infrastruktur pengendali banjir yang dibangun Ditjen SDA, manfaatnya tidak bisa maksimal dalam meminimalisir banjir, jika saja tidak dihilangkan kebiasaan terkecil seperti membuang sampah sembarangan ke sungai,” tegasnya.

 

 

Reporter   : Adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *