62 Warga Lebak ditemukan dalam kondisi terikat

by -210 views

MITRAPOL.com, Lebak – Ribuan warga Lebak hingga tahun 2019 ini masuk dalam data Dinas Kesehatan Lebak, dari 62 Puskesmas telah mencatat sebanyak 1701 orang di Lebak mengalami gangguan jiwa, dari jumlah data tersebut terdapat 62 orang diantaranya dalam kondisi dipasung.

Salah satunya data di Puskesmas Muncang Kabupaten Lebak, Tercatat 18 warga mengalami (ODGJ) menurut Hasil petugas pendataan keluarga sehat/PIS-PK Tahun 2017, untuk Tahun 2019 sebanyak 18 warga Muncang terkena Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

“Untuk tahun ini terkait dengan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang sudah kami lakukan pendataan ada 18 orang,” ujar Kumajaya Kepala Puskesmas Muncang

Kumajaya juga menjelaskan, Pihaknya kini tengah melakukan intervensi kepada para keluarga yang memiliki anggota keluarga penderita ODGJ.

“Kunjungan petugas ke rumah keluarga penderita ODGJ sebagai upaya edukasi dan penyuluhan serta memotivasi keluarga agar semua ODGJ berobat teratur,” ungkapnya

Menyikapi penderita ODGJ yang mencapai ribuan orang, Sekretaris DPD KNPI Lebak, M. Hudri meminta, pihak Dinas Kesehatan Lebak secepatnya memprioritaskan penanganan ODGJ yang jumlahnya cukup mengkhawatirkan tersebut.

“Bayangkan ODGJ jumlahnya mencapai ribuan, sudah seharusnya ditangani serius pihak Pemkab dalam hal ini Dinkes Lebak harusnya menjadi prioritas. Apalagi ada keluhan ke kita, bagaimana tindakan yang harus dilakukan pihak keluarga penderita,” kata Hudri.

Selain itu, menurut Hudri, ODGJ juga suka berkeliaran di Kota Rangkasbitung terkadang kerap mengganggu ketentraman umum.

“Sering kita temui banyak berkeliaran ODGJ di Kota Rangkasbitung, bahkan ada yang tanpa busana ditempat umum, ini kan juga cukup mengganggu. Sebab itu kami dorong pihak Dinkes Lebak menyikapi ini secara maksimal,” pungkasnya.

 

 

Reporter    : Ubay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *