Astaga…! Satu keluarga dibekuk Satresnarkoba Polres Katingan

by -48 views

MITRAPOL.com, Kasongan – Peredaran narkoba seakan-akan tidak ada henti-hentinya, Satresnarkoba Polres Katingan kembali berhasil membekuk tiga budak sabu, Selasa (25/6/2019) pukul 23.00 WIB.

Ketiganya diamankan di Jalan Pembangunan RT 26 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.

Diketahui terduga pelaku bernama Risa (23) Heri (24) dan Rudi (27) mereka adalah satu keluarga yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Katingan.

Kapolres Katingan AKBP E. Dharma B. Ginting, SH.,S.IK.,MH, melalui Kasatresnarkoba Iptu M. Yosep Sukmawijaya mengatakan, satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan adik ini ditangkap di rumah Risa.

“Mereka merupakan penjual dan kurir narkotika jenis sabu. Salah satu tersangka bernama Risa merupakan ibu rumah tangga, istri dari Heri dan adik dari tersangka Rudi,” jelas Kasatnarkoba saat dikonfirmasi, Kamis (27/6/2019) siang.

Penangkapan pelaku ini berawal dari informasi warga yang mengatakan di rumah Risa sering dijadikan tempat transaksi dan pesta Narkoba.

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Setelah dipastikan para pelaku berada di rumah tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah tersebut.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya para pelaku kami bawa ke Mapolres Katingan untuk dialnjutkan pengembangan dan penyelidikan,” paparnya.

Kasat menambahkan, penangkapan Risa dan Heri merupakan pengembangan dari pengakuan Rudi, bahwa barang tersebut milik tersangka Risa.

“Iya ketiga pelaku ini merupakan satu keluarga yang menjadi bandar Narkotika di Desa Hampalit,” lanjutnya.

Dari tangan para pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa tiga paket sabu dengan berat kotor 0,63 gram, 19 buah pipet kaca, 10 buah plastik klip kosong, sebuah bong yang masih terdapat sabu, uang tunai Rp 450 ribu dan ponsel.

“Ketiga pelaku kami kenakan pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Jo pasal 132 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun,” tutup Kasat.

 

 

Reporter   : Abimanyu/Tedy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *