Sandri Amin SH : Kejati harus segera tahan tersangka kasus PDKS

  • Whatsapp
Sandri Amin SH

MITRAPOL.com, Sinabang – Terkait kasus Korupsi PDKS yang melibatkan mantan bupati Simeulue H. Darmili, tokoh muda kabupaten Simeulue, Sandri Amin berjanji akan segera menjumpai penyidik Kajati Aceh untuk memberikan sejumlah data harta yang dimiliki oleh Darmili dan anaknya (AMD) serta AU yang diduga ikut terlibat kasus tersebut.

“Sejumlah harta tersangka yang ada di Simeulue akan kita laporkan kepada Kajati Aceh mulai dari SPBU, Losmen, Ruko hingga villa dan sejumlah harta tersangka yang lainnya,” ujarnya kepada Mitrapol di Siemulue, Jum’at (29/6/2019).

Pengacara dari pelapor PDKS Simeulue ini juga meminta Kejati Aceh untuk segera menahan sejumlah orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi PDKS tersebut.

“Sejumlah tersangka dalam kasus korupsi PDKS Simeulue yakni Darmili selaku bupati pada tahun 2002-2012, AMD selaku Direktur PT Padanta Daro dan AU Direktur PDKS, Kejati harus segera menahan mereka yang terlibat kasus ini,” lanjutnya.

Ia berharap kasus korupsi PDKS Simeulue dapat segera diselesaikan dan pihaknya berjanji akan membantu Kejati Aceh dalam hal pengembangan kasus korupsi PDKS Simeulue agar dapat mengungkapkan tersangka baru lainnya.

“Kita berharap para tersangka ini segera ditahan, tanpa memberikan ruang gerak kepada tersangka agar penyelesaian kasus korupsi PDKS Simeulue segera diselesaikan,” tegasnya menutup keterangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyidik Kejaksaan Tinggi provinsi Aceh telah menyita rumah, dan satu unit mobil merek Toyota Fortuner milik H.Darmili yang berada di Gampong Neusu, kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh pada Kamis (28/6/3019) sekitar pukul 16:30 Wib.

Sebelum rumahnya disita, mantan bupati Simeulue yang saat ini merupakan anggota DPRK kabupaten Simeulue periode 2014-2019 tersebut juga telah menjalani pemeriksaan di Kejati Aceh sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

 

 

Reporter : Safdar S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *