Kapten Inf Gasar hadiri hahal bihalal Keluarga Besar FKPPI 1135 Surakarta

by -28 views

MITRAPOL.com, Surakarta – Dalam membangun ketahan wilayah dengan berbagai bentuk silaturahmi dan komunikasi sosial terhadap berbagai elemen dalam mewujudkan komunikasi sosial, Pasiter Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Gasar menghadiri halal bihalal Keluarga Besar FKPPI 1135 Surakarta dengan tema “Silaturahmi dalam Kebinnekaan”. Sabtu (29/6/2019), di rumah Dinas Wakil Walikota Surakarta

Kegiatan halal bihalal dihadiri Muspida Kota Surakarta, Muspika se-Kota Surakarta, Kadis KLH Kota Surakarta Drs. Hasta Gunawan MM, Dewan penasehat DPD HIPAKAD Jateng, H. Sutardjo SE, Ketua PPAD Kota Surakarta H. Riza, dan Wakil Bupati Wonogiri Edi serta undangan lainnya.

Ketua FKPPI 1135 Kota Surakarta Hino Sadono S.Sos selaku ketua panitia mengatakan, halal bihalal merupakan momentum yang tepat untuk menjaga silaturahmi dan saling memaafkan pasca Romadhan apa lagi dengan munculnya berbagai isu politik dapat kita atasi dengan sinergisitas TNI – Polri.

Pasiter Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Gasar dalam sambutannya mengatakan, dengan halal bihalal mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, persatuan akan terwujud manakala diawali dengan diri kita sendiri, sudah ada keputusan MK maka sudah tidak ada lagi kelompok-kelompok, yang ada satu persatuan untuk memajukan Indonesia dan harapan kami, FKPPI merupakan sarana mempererat persatuan bangsa jangan terpengaruh dengan dengan hal-hal yang negatif.

Dalam kesempatan ini Gus Ipung dalam Tausiyahnya menyampaikan, belum sempurna puasa kita kalau belum mengeluarkan zakat, halal bihalal untuk menghapuskan dosa kita sesama tanpa pandang Ras, Halal bihalal merupakan silaturahmi dalam kebinnekaan, keanekaragaman NKRI tidak menjadikan perpecahan diantara kita, halal bihalal hanya di Indonesia, Siapa yang salah harus minta maaf dan yang diminta harus memberi maaf, halal bihalal merupakan budaya yang tidak melanggar aturan agama.

Kalau ada Ormas yang akan merong-rong NKRI harus kita perangi karena kita merebut kemerdekaan tidak mudah, NKRI harga mati tidak ada khilafah-khilafahan,Hati-hati tahun 2024 Indonesia akan hancur kalau kita tidak waspada.

Ormas radikal yang akan mengganti Pancasila dengan khilafah, sudah dibubarkan tetapi muncul lagi dengan ganti baju dan MK sudah memutuskan, siapapun Presidennya wajib kita dukung dan haram hukumnya kalau tidak patuh kepada pemerintah.

 

 

 

Pendim Solo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *