Oknum Polisi diduga memiliki tambang Pasir Ilegal

by -152 views

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Seorang oknum Polisi diduga memiliki tambang pasir ilegal yang berada di Desa Tri Sinar, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur.

Tambang Pasir ini pernah tutup karena mesin penyedot pasirnya diangkut oleh Polsek Marga Tiga setelah sempat diberitakan oleh Media Lampung TV pada 15 Agustus 2018 yang lalu.

Anehnya 4-5 bulan belakangan ini tambang itu kembali dibuka bahkan sampai hari ini.

Salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “dula sempet tutup mas, karena mesinnya diangkut Polisi, ga tau sekarang malah buka lagi, denger-denger yang punyanya sih Polisi tapi yang ngurus si pak gito Poldes sini mas,” ucap warga.

Lebih lanjut warga berharap, “ya kami harap kepada penegak hukum dan pemerintah setempat agar masalah ini benar-benar diselesaikan lah mas, kasian jalan kami rusak, belum lagi polusi-polusi yang membuat anak kami batuk-batuk,” harap warga.

Saat kami mencoba menemui pak Gito untuk diwawancarai terkait tambang tersebut, kami hanya bertemu dengan istri pak Gito, dengan nada tinggi istri pak Gito mengatakan, “dari mana mas? Dari Media ya? Mas suami saya (Gito) tidak lagi mengurus tambang pasir itu, itu langsung yang punyanya yang ngurus, itu punya pak Polisi jadi tanyakan aja ma pak Polisinnya,” pungkas istri Gito.

Masih di Kecamatan Marga Tiga, Desa Jaya Guna yang berbatasan langsung dengan Desa Tri Sianar ternyata juga diduga memiliki tambang Pasir ilegal, terlihat memiliki 2 mesin penyedot Pasir yang terapung dialiran sungai, tambang yang satu ini menurut warga setempat adalah milih Pak Eko adik ipar Kepala Desa Jaya Guna,Basuki).

Kami pun bergegas mencoba menemui Kepala Desa Basuki namun sayangnya beliau tidak di rumah.

Menurut warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan,”itu tambang milik adik iparnya pak Kades mas, namanya Eko dan Eko ini tinggal di Metro,Metronya dimana saya ga tau mas, yang jelas tambang itu dibuka baru 2-3 bulan ini,” tutupnya.

 

 

 

Reporter     : Lami

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *