Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil amankan Narkoba dari Aceh

by -38 views

MITRAPOL.com, Sumsel – Selama bulan Juni, Jajaran Ditres Narkoba Polda Sumsel berhasil mengamankan lebih kurang 9.000 gram Narkotika jenis sabu dari dua tempat yang berbeda dan dengan tersangka yang berbeda juga.

Barang tersebut masuk dari luar negeri melalui jalur Lokseumaweh Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dan masuk ke Palembang.

Dalam konfrensi Pres yang digelar di halaman Mapolda, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Firli mengungkapkan kronologis penangkapan para tersangka.

“Anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya pengiriman narkoba jaringan antar provinsi tujuan kota Palembang setelah dilakukan penyelidikan yang akurat didapatkan identitas pelaku dan kendaraan yang digunakan pelaku, pada hari Jum’at tanggal 21 Juni 2019 sekitar pukul 06:15 WIB dilakukan pengejaran terhadap mobil pelaku dan penangkapan terhadap dua orang laki-laki,” ujarnya pada Senin (2/7).

Tersangka berinisial RGF alias Babe (38), warga Dusun II desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan kabupaten Ogan Ilir dan DBM (22), Dusun I desa Muara Baru kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir.

Kedua tersangka ditangkap di jalan Banyuasin III Komplek perkantoran kabupaten Banyuasin. Sewaktu penggeledahan didapati barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2 paket besar dilakban warna hitam dengan berat bruto lebih kurang 1.000 gram yang disimpan tersangka didalam mobil bagian belakang ditutupi dengan kardus dan diikat dengan kawat.

Tersangka RGF mengakui barang bukti diambil langsung dari lokshamawe provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Barang bukti yang diamankan 2 paket besar sabu yang dilakban warna hitam, 1 buah mobil Toyota Yaris warna hitam BG.1061 TF dan 2 unit Handphone.

Sedangkan sabu yang berat brutonya kurang lebih 8.000 gram diamankan Ditresnarkoba Polda Sumsel di kertapati. Dari 2 orang tersangka laki-laki yang bernama AM (42), warga Jaseumali Desa Maunasah Masjid Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh, dan MU (50), warga Jalur 8 Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin pada hari Jum’at tanggal 21 Juni 2019 sekitar pukul 14:00 WIB.

Kedua tersangka diamankan oleh Ditresnarkoba dipinggir jalan Kimerogan kecamatan Kertapati Palembang saat mengendarai sepeda motor untuk bertemu dengan petugas yang menyamar (undercover), kemudian tersangka AM menyerahkan 1 kantong kresek warna hitam yang didalamnya terdapat 4 paket besar Narkotika jenis sabu dengan berat bruto kurang lebih 4.000 gram.

Kedua tersangka mengakui barang bukti narkotika jenis sabu tersebut didapat dari orang yang tidak dikenal. Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumsel untuk proses lebih lanjut. Lalu dilakukan pengembangan sehingga pada hari Sabtu tanggal tanggal 22 Juni 2019 sekitar pukul 15:00 WIB anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan penggeledahan terhadap sebuah rumah yang terletak di jalan Abikusno Lr Karya kecamatan Kertapati dan didapatkan kembali barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 4 paket besar dengan berat bruto lebih kurang 4.000 gram.

Barang bukti yang diamankan 8 paket besar Narkotika jenis sabu kemasan teh Cina bertuliskan Guanyiwang dibungkus dengan kertas kado dengan berat bruto keseluruhan lebih kurang 8.000 gram, 3 kantong kresek warna hitam dan satu unit motor Honda Beat warna putih hitam dengan BG 4249 AAY dan 2 unit handphone.

“Kami berhasil menyelamatkan 54.000 nyawa anak bangsa dari kematian akibat penyalahgunaan obat-obat terlarang. Keempat pelaku dikenakan dengan pasal primer pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup,” pungkasnya.

 

 

Reporter    : Adri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *