Pedagang lintas batas resah, Bea Cukai berlakukan PP No 34 Tahun 2019 tanpa sosialisasi

  • Whatsapp

MITRAPOl.com, Nunukan Kaltara – Ratusan pedagang lintas batas melakukan unjuk rasa dengan membawa poster yang berisi meminta kebijakan Presiden untuk membatalkan PP No 34 Tahun 2019 dan peraturan Menteri Keuangan No 89 Tahun 2019 segera dicabut atau direvisi. Senin (1/7/2019). Didepan gedung DPRD Nunukan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 34 tahun 2019 tentang Perdagangan Perbatasan dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor:80/PMK.04/2019 tentang Impor dan Ekspor barang yang dibawa oleh pelintas batas dan pemberian pembebasan bea masuk barang yang dibawa oleh pelintas batas, terasa memberatkan bagi para pedagang lintas batas.

Atas dasar ketentuan tersebut diatas pihak kantor Bea Cukai Nunukan, Sabtu, (22/6/2019) tidak melayani proses perdagangan lintas batas, dengan alasan bahwa kepala Kantor Bea Cukai Nunukan sedang membicarakan di Sosek Malindo di Yogyakarta.

Ketua DPRD Nunukan, Haji Danni Iskandar didampingi Wakil ketua DPRD Nunukan akhirnya meneriama para pendemo untuk masuk kedalam Ruan Rapat, untuk duduk bersama sama mencarikan solusinya, karena DPRD juga sudah mengundang Muspida dan Intansi terkait membahas dan meminta peratanggungjawab pemerintah untuk menindaklanjuti aspirasi para Pedagang Lintas Batas .

Salah seorang perwakilan pedagang lintas batas mengatakan, peraturan yang ditetapkan pemerintah sangat meresahkan para pelaku usaha perdagangan lintas batas yang sudah melakukan aktivitas perdagangan sejak puluhan tahun, dan ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat diperbatasan.

Sehubung dengan hal tersebut kami mohon aktivitas perdagangan ini dapat dilayani kembali seperti sedia kala sambil menunggu solusi dari peraturan tersebut karena tentunya akan memakan waktu yang cukup lama.

Kami memohon kesediaan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama pemerintah Daerah memperjuangkan pedagang Lintas Batas dan memberikan solusinya.

 

 

Reporter     : Yusuf. P

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *