Dirlantas Sumsel jalin sinergitas dibidang jalan yang berkeselamatan melalui nota kesepahaman

by -14 views

MITRAPOL.com, Sumsel – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Selatan menggelar rapat traffic board Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan yang berkaitan dengan penanganan infrastruktur dan sarana prasarana jalan yang berkeselamatan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Jalur Lintas Tengah (Palembang – Inderalaya – Prabumulih – Muara Enim – Baturaja).

Rapat dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro. Turut hadir stakeholder lintas sektoral Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang.

“Ke depan, akan lebih menjalin sinergitas di bidang jalan yang berkeselamatan melalui nota kesepahaman. Mudah-mudahan dengan adanya nota kesepahaman ini dapat membawa perubahan positif khususnya penanganan masalah jalan di wilayah Sumatera Selatan,” kata Dwi saat diwawancara usai rapat di Hotel Horison Ultima Palembang, Rabu (3/7).

Menurutnya, ada beberapa hal yang dibahas diantaranya perbaikan infrastruktur jalan, penanganan kendaraan over load dan over dimensi, dan penegakan hukum untuk terciptanya keselamatan berlalu lintas.

“Untuk jembatan Way Mesuji sudah bisa dilintasi oleh kendaraan dengan tonase dibatasi hanya sampai 20 ton. Saat ini, masih terjadi kemacetan arus lalu lintas disana mencapai 5 km, karena dibukanya secara bergantian untuk membatasi tonase yang melintas di atas jembatan. Karena ini masih baru jadi belum padat. Untuk pembatasan tonase menggunakan portal,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang, Syaiful Anwar, mengapresiasi pertemuan ini karena pihaknya dapat mengetahui bagaimana rencana perbaikan jalan secara real. Pihaknya juga berharap agar tidak ada over load dan over dimensi sehingga jalan yang diperbaiki sesuai perencanaan.

“Penanganan perbaikan jalan di Jalinteng (Prabumulih hingga Baturaja) sepanjang 109 km. Dilakukan secara segmental, pengerjaan efektif dilakukan sepanjang 17 Km, diaspal 3 lapis, selebihnya akan dilakukan pemeliharaan rutin, pembersihan saluran. Dari pertemuan ini, kami mengetahui perencanaan perbaikan jalan secara real. Sudah terkontrak senilai Rp 78 M. Target selesai tahun ini,” pungkasnya.

 

 

Reporter    : Adri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *