Lokakarya Studi Baseline Program Geunaseh Sabang

by -78 views
????????????????????????????????????

MITRAPOL.com, Sabang, Aceh – Pemerintah Kota Sabang bersama dengan UNICEF dan Flower Aceh melaksanakan kegiatan Lokakarya Validasi Studi Baseline Program Geunaseh Sabang, Kamis, (04/7/2019) bertempat di Hotel Nagoya Inn, Kota Sabang.

Lokakarya yang dibuka secara langsung oleh Drs. Zakaria, MM selaku Sekretaris Daerah Kota Sabang ini dihadiri oleh 37 peserta yang merupakan perwakilann dari BPS Aceh, DP3A Aceh dan SKPK terkait di Kota Sabang, yaitu: BAPPEDA Kota Sabang; Dinas Kesehatan dan KB; Dinas Sosial, PMG, PP dan PA; dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga.

Hadir sebagai pemateri Dee Joop dari Empatika yang merupakan dosen pada University of East Anglia (UEA) Norwirch – Inggris dan Revita Wahyudi dari Oxford Policy Management.

Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs. Zakaria, MM, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa Geunaseh Sabang yang telah diluncurkan pada tanggal 8 April 2019 yang lalu merupakan inovasi dan layanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Sabang untuk meningkatkan gizi serta kesehatan anak dalam upaya pencegahan malnutrisi, termasuk stunting.

Geunaseh Sabang berorientasi pada upaya peningkatan cakupan nutrisi dan akses terhadap layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan bagi seluruh anak sabang yang berumur 0 – 6 tahun dan ibu menyusui melalui pemberian bantuan transfer tunai kepada keluarga yang memiliki anak dengan usia 0 sampai dengan 6 tahun, sehingga dapat memberikan income security bagi keluarga dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak. Tentunya hal ini akan berkontribusi pada penurunan angka kejadian malnutrisi dan stunting di Kota Sabang.

Drs. Zakaria, MM juga menyampaikan bahwa kegiatan lokakarya ini merupakan agenda penting dalam mendorong capaian dari pelaksanaan Program Geunaseh di Kota Sabang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan sebab akibat dari Program Geunaseh Sabang terhadap beberapa indikator dampak yang ingin dicapai dari intervensi program tersebut. Implementasi dari Program Geunaseh ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Sabang, tapi juga dapat memberikan bukti empiris terhadap pembuatan kebijakan publik tentang Universal Child Grant (UCG) dalam skala Provinsi Aceh maupun Nasional.

Dalam sambutan pengantarnya, Kepala Perwakilan UNICEF Aceh, Andi Yoga Tama menyampaikan bahwa Sabang merupakan satu-satunya kabupaten/kota di Aceh yang melakukan program bantuan tunai anak untuk kelompok umur 0-6 tahun dengan prinsip universal. Program ini melengkapi program beasiswa pendidikan Kota Sabang yang diberikan ke semua anak yang bersekolah di tingkat SD s/d SMA.

Pemerintah Kota Sabang terus melakukan inovasi untuk memastikan pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak Kota Sabang sekaligus berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan 2030 (SDGs) khususnya yang terkait sektor kesehatan dan pendidikan.

Temuan dalam penelitan baseline akan terus dianalisa, selain itu penelitan end line juga akan dilakukan di akhir tahun 2020 untuk melihat dampak dari pelaksanaan Program Geunaseh di Kota Sabang.

Kegiatan yang berlangsung selama 1 hari ini dimoderatori oleh Kepala BAPPEDA Kota Sabang, Faisal Azwar, ST, MT, diharapkan dapat memperkaya masukan terhadap hasil studi baseline Program Geunaseh Sabang yang telah dilakukan oleh Oxford Policy Management dan Empatika yang didukung oleh Unicef yang akan menjadi dasar untuk mengukur dampak dari Program tersebut nantinya.

 

 

Reporter    : Bukhari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *