Tim Reserse gabungan Polda Banten berhasil bekuk terduga pelaku pembunuhan di BTN Mandala

by -210 views
Terduga pelaku pembunuhan

MITRAPOL.com, Lebak – Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cibadak, Polres Lebak Polda Banten, berhasil membekuk tersangka pelaku pembunuhan yang sempat membuat geger warga perumahan BTN Mandala, Desa Kaduagung tengan, Kecamatan Cibadak, Lebak Banten.

Salah satu terduga tersangka berinisial CP ditangkap tim reskrim gabungan di Kampung Kandang Numpang, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, sekitar pukul 14:00 WIB, Selasa (9/7/2019)

Sementara AW terduga pelaku kedua diamankan polisi di RSUD Dr. Adjidarmo Kota Rangkasbitung.

AW, diduga sebagai otak pelaku pembunuhan, semula hendak mengelabui petugas dengan berpura-pura dibius, dan disekap pelaku, sempat dievakusi bersama korban tewas, hingga AW dirawat dirumah sakit tersebut.

Petugas kepolisian yang memiliki ketajaman dalam mendalami kasus, mengungkap AW yang ternyata teman dari pelaku berasal dari satu kampung di Desa Hariang, kecamatan Sobang Lebak, AW akhirnya digelandang petugas reserse kriminal ke Mapolres Lebak guna menjalani pemeriksaan, mengungkap motif dibalik pembunuhan terhadap Endang alias Kodoy, warga kampung Cibeas RT. 006/004 Desa Sindanglaya Sobang.

“Iya betul sudah tertangkap, ternyata yang berpura-pura diikat itu teman pelaku juga. Keduanya sudah diamankan,” ujar Iptu Budiono, Plh. Kapolsek Cibadak.

AW

Kapolsek Cibadak juga membenarkan tertangkapnya pelaku tidak jauh dari TKP yaitu di Kampung Kandang Numpang, Desa Pasar Keong, kecamatan Cibadak.

“Motif pembunuhan itu belum diketahui, masih dalam pengembangan dan masih dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” pungkas Budiono.

Sementara itu, AW digadang-gadang sebagai otak pelaku dengan adanya kabar bahwa keberutalan CP lantaran upah yang dijanjikan AW senilai 10 Juta Rupiah sebagai imbalan.

“Kabarnya AW kesal karena uang kiriman ibunya yang kerja sebagai TKW ditransfer melalui rekening korban tidak diserahkan kepadanya, sampai akhirnya AW nekad memakai cara sadis dan melibatkan CP sebagai eksekutor dengan iming-iming uang 10 juta,” ungkap salah seorang sumber yang tidak bersedia ditulis namanya.

 

 

Reporter   : Ubay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *