Bea Cukai ungkap modus penyelundupan narkoba didalam kancing

by -75 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Berbagai modus penyelundupan narkoba ke Indonesia semakin beragam. Demi harta, aksi nekat terus dicoba. Meski nyawa jadi taruhannya. Kali ini Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama POLRESTA Bandara Soekarno-Hatta dan BARESKRIM POLRI berhasil menggagalkan 4 kasus penyelundupan narkoba berupa Methamphetamine dengan total berat 4.651,75 (empat ribu enam ratus lima puluh satu koma tujuh puluh lima) gram dan tersangka sebanyak 5 (lima) orang, yang berasal dari Pantai Gading, Benin, dan Indonesia.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe C Soekarno-Hatta Erwin Situmorang dalam keterangan pers di kantor KPU BC soekarno hatta pada Kamis, (11/7) mengatakan , upaya penyelundupan Methamphetamine kali ini melalui Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta dan Terminal Kargo.

” Bermacam modus yang dilakukan diantaranya, disembunyikan di dalam perut sebanyak empat puluh tujuh butir kapsul dengan cara ditelan, disembunyikan di dalam sisi dinding kemasan paket, dan yang menjadi perhatian adalah modus baru yaitu disembunyikan di dalam kancing pakaian tradisional Afrika,” ungkap Erwin.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, para pelaku dapat diancam dengan hukuman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3 dalam hal barang bukti melebihi 1 kilogram.

 

Erwin menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud dari sinergi dan koordinasi yang baik antara Bea Cukai dan Polri yang terus bersiaga dalam upaya memberantas masuk dan beredarnya barang terlarang tersebut.

“Untuk itu, Bea Cukai bersama dengan jajaran aparat penegak hukum lainnya mengimbau kepada masyarakat untuk turut aktif dalam membendung peredaran narkotika dan melindungi generasi penerus bangsa dari penyalahgunaan narkotika itu sendiri,” pungkasnya.

 

 

Sagala, Jordan, Vera, Nita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *