Terkesan dibiarkan, percetakan plastik dipemukiman warga masih berjalan

by -41 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Kegiatan percetakan plastik di wilayah pemukiman padat penduduk masih tetap berjalan.

Meski usaha percetakan plastik itu sudah dikeluhkan salah satu warga yang merasa terganggu namun sangat disayangkan kegiatan masih tetap berjalan.

Home industri Jasa percetakan Plastik milik Amin masih beroperasi meski sudah dikeluhkan salah satu warga seolah tak diindahkan, oleh pihak pemerintah setempat.

Menurut zona lokasi saat dilihat melalui PTSP tingkat kecamatan zona lokasi percetakan plastik itu masuk ke Zona wilayah R4 dan R6 yaitu peruntukan hunian rumah tinggal jelas sudah tidak sesuai dengan peruntukan Tempat.

Saat dikonfirmasi, Lurah Penjaringan Depika Romadi menjelaskan,” kita sudah tinjau lokasi dan sudah mengadakan mediasi namun keinginan salah satu warga yang merasa terganggu berubah-ubah karena Lurah tidak punya kewenangan untuk menutup usaha,” katanya. Jum’at (12/07/19)

“Kecuali dia di dipinggir jalan menutupi saluran di badan jalan, saya bersama Satpol kelurahan bisa menggunakan perda 8, lokasi penjaringan itu bisa jadi satu antara gudang dan industri bisa jadi satu contoh Bandengan, bukan itu aja di RW 7 banyak pak, yang mengetahui itu PTSP dan Citata,” jelasnya.

“Silahkan jika bapak sudah memakai kuasa hukum kita hanya bisa laporan, bahwa kita sudah melakukan prosedur laporan ya begitu kalau saya tidak bisa menangani, ya hanya bisa buat laporan keatas, surat keluhan yang dibuat oleh satu warga itu Juga sudah diajukan ke dinas terkait, saya hanya dapat tembusan aja, karena kewenangan itu ada di Satpol PP,” jelasnya saat ditemui dibelakang kantin kantor Kelurahan Penjaringan.

Disisi lain Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) tingkat kecamatan menjelaskan,” untuk saat ini diupayakan diredam dulu suara bising yang mengganggu warga, sambil diteliti lebih lanjut jika memang tidak ada ijin sama sekali ya kita tutup,” kelitnya.

Kita tau setelah adanya aduan kita sudah datangi dan kita akan terus menelusuri karena itu sudah merugikan tetangga serta warga, minggu depan kita akan tindak lanjuti lagi, tutup Panjaitan.

 

 

Reporter : Shem

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *