Demo : Pengemplang pajak harus dihukun berat

by -56 views

MITRAPOL.com, Medan – Gemak (Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi) mendesak pihak pengadilan agar menghukum berat para mafia pajak yang telah merugikan negara ratusan miliar rupiah.

Hal itu diteriakan puluhan pendemo yang menggelar aksinya di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jalan Pengadilan Medan, Senin (15/7/2019), sekira pukul 13.30 WIB.

Kedatangan pendemo ini terkait dengan perkara pengemplang pajak yang disidangkan di PN Medan, atas nama terdakwa Kok An Harun, Sutarmananto dan Husin.

Berkisar satu jam berorasi tentang mafia pajak dan penegakan hikum , mereka pun diterima oleh Humas PN Medan Jamalludin SH langsung di lokasi demo.

Jamaluddin menjelaskan kepada pendemo agar tetap tertib dalam menggelar demo. Jangan membuat kemacetan dan jangan anarkis, jelas Jamal.

Ditambahkan, pendemo dibenarkan untuk mengikuti dan memonitor persidangan, namun harus mengikuti aturan main dan menjaga ketertiban.

” Kami senang jika pekerjaan kami ada yang mantau. Namun ketertiban harus tetap terjaga. Jangan semua masuk ke ruang sidang, cukup diwakilkan beberapa orang,” jelas Jamal.

Lebih lanjut, pendemo dalam penyataan sikapnya, meminta majelis hakim agar menjatuhkan hukuman maksimal kepada pengemplang pajak dan gunakan UU pencucian uang untuk memiskinkan para pengemplang pajak.

Kemudian mereka meminta kepada majelis hakim untuk benar-benar membongkar permainan mafia pajak yang telah merugikan negara cukup besar, mencapai ratusan miliar rupiah.

Pendemo juga meminta Komisi Judisial (KY) untuk memantau persidangan perkara pengemplang pajak, agar tidak terjadi kalaborasi antara mafia pajak dengan mafia hukum.

 

 

Reporter : Zul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *