Inspeksi ke Ruang Presentasi Inovasi, Menteri PANRB Syafruddin : Hindari pelayanan publik dari praktik korupsi

by -27 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Keriuhan ruangan Sriwijaya Kementerian PANRB terjadi saat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin saat meninjau tahapan presentasi dan wawancara top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 yang digelar di Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (12/07).

Sontak, kedatangan Menteri Syafruddin membuat suasana riuh. Seisi ruangan, terutama jajaran Pemkot Mojokerto, bergantian menyalami sang menteri. Sebelumnya, suasana sempat hening saat Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menyajikan inovasi pelayanan publiknya di hadapan Tim Panel Independen di hari ke-9.

Dihadapan peserta, Mantan Wakapolri itu lantas menyampaikan arahan kepada seluruh Instansi pemerintah pusat, daerah, lembaga, bahkan BUMN, untuk terus melakukan inovasi pada bidang pelayanan publik. Kompetisi ini dinilai sebagai motivasi yang dapat merangsang pertumbuhan inovasi di berbagai sektor. Tujuan akhirnya adalah pelayanan publik yang efisien, murah, modern, serta jauh dari praktik korupsi.

Melalui inovasi pula, penyelenggara pelayanan publik bisa membuktikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Bicara inovasi tentu tak selalu berkaitan dengan penggunaan teknologi. Inovasi yang tampil dalam kompetisi ini juga banyak yang fokus kepada pemberdayaan masyarakat, penyuluhan, dan sebagainya.

“Kita pacu, kita beri stimulus supaya mereka berinovasi khususnya dalam pelayanan publik. Ada yang dilakukan dengan percepatan, bagaimana teknologi ditampilkan, kemudian ada juga yang merangkul publik,” ujarnya.

Tahapan presentasi dan wawancara ini akan menentukan inovasi yang masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik. Inovasi terbaik itu, kemudian akan diperlombakan dalam United Nations Public Service Awards (UNPSA) yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam ajang internasional itu, pelayanan publik Indonesia dua kali menjadi juara. Pertama, adalah Sistem Early Diagnosis and Treatment (EDAT) dari Teluk Bintuni, Papua Barat, menjadi juara pada tahun 2018 lalu. Sejarah juga ditorehkan pada tahun 2019 melalui inovasi petabencana.id dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Berlokasi di Heydar Aliyev Center, Baku, Azerbaijan, Menteri Syafruddin didampingi pihak BNPB menerima penghargaan UNPSA tersebut.

Kementerian PANRB tak henti mendorong setiap instansi pemerintah untuk melakukan inovasi pelayanan publik dari berbagai sisi. Kepuasan masyarakat, adalah nilai tak terhingga yang diraih jika kualitas pelayanan publik terus membaik. “Ini kita lakukan terus-menerus sehingga betul-betul semua unit kerja kita harapkan untuk melakukan inovasi, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik, bisa mendapatkan kepuasan, dan bahkan kebahagiaan,” pungkas Syafruddin.

 

 

Reporter : Adi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *