Pembongkaran Shopping Center, DPRD Kota Metro Lampung panggil pedagang dan eksekutif

by -37 views
Rapat Bersama DPRD Kota Metro Lampung, eksekutif dan para pedagang Shopping Center di ruang Official Room, Senin (15/07/19).

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Permasalahan pembongkaran Gedung Shopping Center Kota Metro Lampung nampaknya berbuntut panjang. Pasalnya hingga saat ini belum ada titik temu antara Eksekutif dan para pedagang. Oleh karena itu Perhimpunan Persaudaraan Pedagang Pusat Pertokoan Kota Metro (P5KM) meminta DPRD Kota Metro Lampung agar pemerintah para pedagang berkomunikasi sebelum melakukan peremajaan/pembongkaran Shopping Center.

Hadir dalam hearing tersebut Ketua DPRD Kota Metro Lampung Anna Morinda Wakil Ketua Fahmi Anwar serta para anggota.Kadis Pasar Kota Metro Leo Hutabarat ,Ketua P5KM Sutan Faliarman dan beberapa pedagang.

Menurut Ketua P5KM Sutan Fahliarman mewakili pedagang mengatakan,bahwa para pedagang Shopping Center sangat mendukung kebijakan pemerintah Kota Metro dengan rencana membangun kembali shopping center.Tetapi sebelum melakukan pembongkaran harus ada solusi terbaik,

“Permasalahan bongkar mudah saja, tetapi seharusnya dirapatkan bersama kami para pedagang. Kami menerima surat dari Dinas Pasar tiba-tiba ancam bahwa beberapa hari ini Shopping Center akan dipagar. Namun mereka tidak memberikan solusi kemana kami pindah. Kami sangat setuju jika direnovasi bukan dibongkar. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih semoga pertemuan yang dipasilitasi oleh DPRD Kota Metro dapat menemukan jalan keluar atau solusi yang baik bagi para pedagang. Tapi kami sangat kecewa karena dalam pertemuan ini Walikota tidak hadir karena infonya sedang dinas luar ke Eropa. Jadi siapa yang akan memutuskan,” ujar Sutan kepada awak media saat hearing bersama diruang Official Room (OR) Senin ( 15/07/19).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro Lampung Leo Hutabarat gedung Shopping Center sudah tua dan sangat beresiko terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,

“Mengenai gedung Shopping center itu sudah sangat tua 38 tahun,kami khwatir jika runtuh karena ada sebagian retak.Jika terjadi sesuatu,siapa yang akan bertanggung jawab,” ungkap Leo.

Anna Morinda selaku Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda berharap dalam rapat menghasilkan solusi dan pada prinsipnya pedagang setuju dengan pembangunan dilaksanakan. Namun harus melibatkan semua pihak, serta dilakukan secara transparan.

“Pedagang itu mereka ingin tetap berdagang di Shopping center namun tidak diajak bicara,begitupun kami para anggota dewan juga di DPRD.Setelah kami bicara dengan Sekda mereka berpegang pada Permendagri Nomor 19.Tapi perlu diingat bagi kawan-kawan Eksukutif untuk penghapusan segala aset itu khususnya di Kota Metro harus ada persetujuan DPRD,” tutup Anna Morinda.

 

 

Reporter : Muktaridi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *