Gadis 18 tahun ini ditemukan tewas, diduga diperkosa lalu dibunuh

by -1,213 views

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Sosok mayat perempuan yang ditemukan di Desa Dukolamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara ternyata dia adalah warga Kecamatan Malifut.

Sebut saja Bunga (Nama Samaran), usianya baru 18 tahun. Ia ditemukan didalam semak belukar di Desa Dukolamo dengan mengenakan kaos putih bergaris hitam dan celana jeans biru.

Korban di temukan oleh Ys (37). Saat itu Ys hendak ke kebun dan melihat korban tergeletak dan dibungkus dalam sebuah terpal.

“Saat itu saya ke kebun. Saya melihat sebuah terpal. Saya langsung penasaran dan kemudian mengahapiri terpal itu. Ternyata didalamnya ada mayat perempuan. Kemudian saya ke kampung dan memberitahukannya kepada masyarakat dan menghubungi Polisi,” kata Ys, Kamis,(18/7/2019).

Polisi yang mendengar laporan warga, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian melakukan olah TKP. Korban langsung dilarikan ke RSUD Weda untuk di otopsi.

Kapolres Halteng AKBP Andri Hariyanto SIK saat dikonfirmasi, ia membenarkan kejadian itu. Katanya, saat ini korban telah di Otopsi.

“Polisi sudah membawa mayat ke rumah RSUD agar di otopsi untuk mengetahui apakah penyebab hingga korban meninggal. Kita akan mengetahui apakah ada kekerasan fisik maupun kekerasan seksual,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, saat pelaku sudah diamankan oleh anggota Reskrim dan sudah berada di ruang tahanan Polres Tidore.

Kasus ini sementara di selidiki oleh Polres Tidore karena wilayah kejadian berada di Sofifi. Polres halteng hanya membantu penyelidikan, karena lokasi penemuan mayat berada di wilayah hukum Polres Halteng.

Sementara itu, keluarga korban yang juga sebagai Rfd mengaku bahwa wanita (Mayat) tersebut adalah sepupunya. Anak bungsu dari enam bersaudara.

“Dilihat dari ciri-ciri, pakaian kaos dan celana serta identitas lain seperti kalung yang di gunakan oleh korban, saya kenal bahwa itu adalah keluarga saya,” katanya.

“Saat ini keluarganya dalam perjalanan menuju RSUD Weda untuk melihat korban,” lanjut Rafid.

Untuk diketahui, korban menumpang sebuah mobil lintas, dari Tobelo menuju Sofifi dengan tujuan Ternate pada Senin,(15/7) kemarin. Rencananya, korban akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Kota Ternate.

 

 

Sahwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *