Juru Periksa Polres Langkat diduga coba peras anggota Koperasi Bina Lestari

by -109 views

MITRAPOL.com, Langkat – Berawal dari adanya laporan masyarakat (Dumas) atas nama Abdul Halim, SM.,HK tentang dugaan tindak pidana penipuan dan telah dipanggil Budianto, Supriadi, Ramli serta Jumiran S. untuk dimintai keterangan dan dokumen dengan klasifikasi konfidensil pada tanggal 30 April 2019 di ruang unit IV ekonomi Sat Reskrim Polres Langkat.

Dalam pemeriksaan dipertanyakan kepada mereka awal dari masuk menjadi anggota koperasi hingga biaya penanaman budidaya tanaman Lada yang kemudian dipaparkan oleh keempat anggota koperasi secara jelas dan tidak berbelit-belit.

Masalah timbul setelah Juru Periksa (Juper) meneliti surat-surat Koperasi kemudian penyidik mengatakan,”kalian ini semua bisa masuk penjara, masuk kalian ini,” ujarnya sambil memukul-mukul meja.

Selanjutnya penyidik meminta kepada saudara Budianto untuk membawa anggota atau pengurus koperasi yang tahu tentang koperasi, dan untuk yang kelima kalinya saudara Budianto dan saudara Diky (Sekretaris Koperasi) datang ke Polres Langkat untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah Juru Periksa memeriksa surat-surat Koperasi dan diketahui salah satu surat Koperasi ada yang habis masa berlakunya yaitu surat tanda daftar perusahaan (TDP) yang belum diperpanjang di Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyidik mengatakan pada Budianto dan Diky, “TDP nya sudah mati, ini melanggar ketentuan dan undang-undang dan izin koperasi kalian sudah dibekukan, kenapa berani kali kalian mengambil uang dari masyarakat.”

Setelah itu saudara Budianto diminta penyidik untuk memfoto copy surat-surat, sementara Diky tinggal bersama petugas yang ada di dalam ruangan, sekembalinya dari memfoto copy Juru Periksa sambil menepuk-nepuk pundak Budianto mengatakan,“Sudahlah Budi aku tahu kau dapat dari koperasi ini apa salahnya kalau aku minta sedikit dari kau dan setelah itu kami diperboleh pulang sambil mengatakan sudah selesai.”

Setelah diluar Budianto menanyakantan pada Diky apanya yang selesai, Diky menjawab dengan singkat, kalau mau dibantu dan ditutup perkaranya siapkan dana Rp. 20.000.000,- dana tersebut tidak bisa dikurangi lagi, itu bukan untuk saya kata penyidik tetapi untuk atasan saya dan sampai saat ini penyidik masih menanyakan tentang dana tersebut kepada anggota koperasi.

 

 

Tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *