Ironis, penangkapan bandar narkoba dihalang warga

by -71 views

MITRAPOL.com, Nunukan – Sungguh ironis, pemberantasan narkoba yang dilakukan jajaran kepolisian yang seharusnya mendapat dukungan justru sebaliknya malah mendapat perlawanan dari warga setempat.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro S.IK.,MH, saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Nunukan, terkait pengejaran Ullu salah satu Bandar besar narkoba yang menjadi DPO. Jumat (19/7/2019).

Saat tim ganungan Polres Nunukan dan Polres Palu tiba dilokasi tempat beradanya Ullu, warga yang mengetahui kedatangan tim gabungan tersebut melakukan aksi diluar dugaan, terdengar suara tembakan hingga suara gaduh tiang listrik yang dipukul dengan sengaja.

Aksi warga tersebut diduga sebagai pertanda ada tamu yang tak diundang datang di daerah yang dikenal sebagai kampung narkoba tersebut. Selain itu, daerah tersebut juga dilengkapi CCTV untuk memantau tamu yang datang, jelas Kapolres.

Lanjut Kapolres, jajaran Polres Nunukan yang sebelumnya berkordinasi dengan Satnarkoba Polres Palu dan Satreskrim Polres Palu, tim gabungan langsung bergerak untuk melakukan penggerbekan di kediaman Ullu.

Pengejaran Ullu di desa Tatangga, Sulawesi Tengah berlangsung cukup dramatis. Sebab, warga di daerah tersebut malah melindungi bandar sabu saat hendak ditangkap.

Tak hanya digertak dengan suara senjata dan keramaian warga yang tak senang dengan kehadiran tim ganungan Polres Nunukan dan Polres Palu. Warga setempat juga melempari personel gabungan itu dengan batu dan beberapa warga bahkan ada yang mengejar menggunakan parang.

Dalam penggerebekan di kampung narkoba itu, satu unit mobil Polisi rusak ringan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sayangnya, pengejaran ini tidak berhasil menangkap Ullu si bandar besar.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku utama. “Kita tidak akan berhenti untuk melakukan penangkapan, semua pelaku baik itu kurir, Alhamdulillah jika kita dapat bandar lebih terimakasih lagi, ini merupakan musuh masyarakat,” jelasnya.

“Sebanyak 9 orang yang diamankan beserta barang bukti sabu-sabu dan sajam jenis parang. Namun demikian, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan peredaran narkoba dari wilayah Nunukan,” pungkas Teguh.

 

 

Reporter : Yusuf P

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *