Kapolsek Metro Penjaringan ungkap kasus pembunuhan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar S.IK.,MSi, didampingi Kanit Reskrim Kompol Mustakim SH.,MH, dan Kasubnit Resmob Akp Rohmad S, SH, serta Kasubnit Reskrim Iptu Yayan SH Mengadakan Konferensi Press, Pengungkapan Kasus tersangka Pengeroyokan, sehingga mengakibatkan nyawa orang melayang, Rabu (31/07/2019) pukul 13.00 WIB

Konferensi pers digekar Kapolsek terkait pengungkapan kasus Pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 170 ayat (2) ke 3 e KUHPidana yang terjadi Selasa Tanggal 09 Juli 2019 pukul 02.00 Wib di Jalan Gedong Panjang Penjaringan Jakarta Utara.

Kapolsek mengatakan, “Korban meninggal dunia berisial Gunawan alias Gugun Jakarta (22) alamat Jalan Angke Barat Rt 16 Rw 01 Kelurahan Angke Tambora Jakarta Barat.

Para tersangka diantaranya AR bin MS (21) luar Batang Penjaringan, keronologis kejadian tersangka membacok korban, dengan menggunakan sebilah clurit kearah perut sehingga mengakibatkan meninggal Dunia. Sedangkan AA alias A bin I Bekasi (20) alamat Luar Batang Penjaringan mengejar korban dengan menggunakan samurai. Tersangka RDH (DPO) yang menabrak korban dengan sepeda motor dan membacok dibagian punggung belakang dgn samurai. Kalau tersangka CN (DPO) yang menyediakan perlengkapan sebilah clurit diserahkan pada AR,” imbuhnya.

Kapolsek menuturkan keterangan para tersangka, “Mereka merasa kesal dan ditantang terhadap korban ketika saat melintas sambil melempar batu sambil membawa samurai, dan selanjutanya para pelaku pergi lalu kembali lagi sambil membawa clurit serta samurai lalu menyerang Korban, karena korban terdesak lalu lari, kemudian tersangka mengejar korban dan langsung ditabrak pake motor lalu dibacok bagian punggung belakang dengan sebilah samurai, namun korban tetap lari, korban kemudian terjatuh setelah dibacok dibagian perut dengan menggunakan Cluirit, korban akhirnya meninggal dunia didepan RM Sinar Minang Jalan Gedong Panjang Penjaringan Jakarta Utara.

Berdasarkan laporan, lalu polisi melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan yang melibatkan tim gabungan bersama jajaran reskrim Polres Metro Jakarta Utara, ketika mendapat keterangan dari para saksi sehingga dilakukan pengejaran,” ucapnya.

Atas Kejadian ini berkat kecerdasan anggota Reskrim dan Resmob olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk mengungkap tersangka kasus perlu diapresiasi, karena dilakukan dengan cepat dan berhasil menangkap tersangka ditempat persembunyiannya.

Dengan kejadian ini tersangka Kasus Pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 170 ayat (2) ke 3 e KUHPidana ancaman hukuman Maksimal 12 Tahun penjara,” pungkas Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Racmat Sumekar.

 

 

Reporter : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *