Rapat Paripurna DPRK setujui, Pemakzulan Bupati Simeulue

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, simeulue – Hasil Rapat Paripurna DPRK Simeulue dalam rangka penyampaian Laporan Hasil Panitia Khusus (Pansus) Anggota DPRK Simeulue tentang Video Amoral Kamis (1/8/2019) Semua menyetujui Pemakzulan Bupati Erli Hasim, S.Ag, SH, M.IKOm.

Demikian yang terangkum dalam Rapat Paripurna DPRK Simeulue, Kamis (1/8) siang.

Kalimat setuju memakzulkan Bupati Erli Hasim setelah Ketua Tim Pansus Irawan Rudiono, S.Sos membacakan hasil Pansus yang diketuainya kemudian Ketua DPRK Murniati, SE menanyakan kepada forum rapat dijawab serentak, setuju.

Selain itu rapat Paripurna menyatakan Lembaga DPRK Simeulue segera menindaklanjuti rekomendasi Pemakzulan ke Mahkamah Agung Republik Indonesia sesuai perundangan berlaku.

Jumlah anggota dan Pimpinan DPRK Simeulue keseluruhan 20 orang satu meninggal dunia tertinggal 19 Orang. Lima Belas orang ikut dalam Tim Pansus dan Rapat Paripurna, siang itu.

Usai laporan hasil Pansus, Lembaga membuat surat keputusan yang dibacakan oleh Nota Dinas Sekretaris DPRK Simeulue, Ahmad, SH yang menegaskan hasil rapat akan segera diajukan ke MA RI.

Salah seorang pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Simeulue H. Ustadz Tajri Lubis yang diminta tanggapannya mendukung Pemakzulan Bupati Simeulue, Erli Hasim. “Iya, sudah betul itu,” terang nya.

Sementara itu Anggota DPRK Simeulue Azharuddin Agur sebagai anggota DPRK Simeulue yang pernah menjadi anggota sebelum DPRK Simeulue dijadikan kabupaten tampak semangat dan konsisten dengan tekad awalnya menyelesaikan kasus amoral itu

Aneh, meski pembukaan acara dan undangan sebelumnya dinyatakan Rapat Paripurna penyampaian laporan Pansus tentang Video Amoral terbuka untuk umum. Faktanya pagar gedung DPRK ditutup dan dijaga ketat.

Bahkan tidak seperti biasanya para insan Pers untuk bisa memasuki lingkungan gedung DPRK Simeulue diperiksa. Untuk memasuki ruang rapat semua wartawan diwajibkan mengisi nama dan menunjukkan ID Card.

Irawan Rudiono usai rapat menyatakan pengamanan menghindari kekacauan karena adanya oknum pihak yang ingin mengganggu rapat paginya.

Ditanya tidak hadirnya Erli Hasim ke Lembaga itu untuk memenuhi undangan Tim Pansus juga Rapat Paripurna DPRK Simeulue hal itu tidak lah menjadi penghalang dilakukannya Rapat Paripurna DPRK Simeulue dan tak satupun bisa mengintervensi tim Pansus dan Lembaga DPRK Simeulue.

Dalam Rapat Paripurna DPRK Simeulue kali ini, Bupati, Wakil Bupati Simeulue dan Sekda tidak tampak. tidak hanya itu para SKPK tak satupun yang hadir.

Dipihak lain Kapolres Simeulue, Danlanal saat berjalannya sidang Paripurna tampak tidak berada di dalam ruangan melainkan diluar. Jumlah personel tampak besar di luar gedung.

 

 

Reporter : Sarwadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *