321 Jamaah Haji Reguler dan 15 Jamaah Haji Plus dilepas Bupati Nunukan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid didampingi Kepala Kementrian Agama Kabupaten Nunukan H.M. Saleh S.Ag melepas keberangkatan jemaah Haji asal Kabupaten Nunukan Kaltara, Senin (29/7/2019).

Masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan menjadi saksi pelepasan Jamaah dengan perincian Haji Reguler sebanyak 321 orang dan Jamaah Haji Plus sebanyak 15 orang di pelabuhan Tunontaka melalui Tawau Sabah Kualalumpur Malayasia.

15 orang jamaah haji plus diberangkatkan oleh Perusahaan Travel Annur Kaltara, salah seorang pesertanya adalah Wakapolres Nunukan Kompol Imam Muhafi S.Sos.,SH dan Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Balipapan, Polda Kaltim AKBP Jepri.

Menurut Hj. Asmin, 321 orang jamaah Haji asal Nunukan ini yang Insya Allah akan berangkat dari Nunukan ke Tarakan, rencananya hari Sabtu (03/08/2019) akan berangkat ke Tanah Suci dan selama 42 hari akan berada disana.

Pemberangkatan jamaah Haji sebanyak 321 orang ditandai dengan pemberian Benderah oleh Bupati Nunukan kepada perwakilan rombongan jemaah haji.

Dalam kesempatan ini Bupati berpesan, agar menjaga kesehatan dan kekompakan, selalu kordinasi perbanyak ibada wajib dari pada ibada Sunah dan Doakan Nunukan agar selalu dalam keadaan aman damai dan tentram serta maju dan berkembang.

Sementara Kepala Kementrian Agama Kabupaten Nunukan H.M Saleh S.Ag menjelaskan bahwa pada Tahun 2019 ini kita mendapat jatah Jamaah haji sebanyak 321 orang, dan tahun 2018 Nunukan hanya mendapat Jata sebanyak 115 orang, terjadi kenaikan ini merupakan Imbas dari oenambahan kaota yang diberikan eh Arab Saudi dari sebanyak 20.000 Jamaah Haji Seluruh Indonesia dan untuk Kalimantan Utara sebagai provinsi termudah hanya mendapat tambahan sebanyak 359 orang dan Nunukan diberikan jatah tambahan sebanyak 200 orang ini ke istimewaan untuk Kabupaten Nunukan.

Lanjut H.M. Saleh, kita sangat bersyukur karena Kalimantan Utara mendapat jata tambahan terbanyak No 6 seluruh Indonesia, kita berharap tambahan ini bisa permanen di tahun-tahun mendatang.

Proses pemberangkatan Haji reguler insyak Allah dilaksanakan Sabtu (3/08/2019) betangkat jam 11 siang ke Tarakan sementara yang dari Sebatik sekitar jam 07 pagi dari Sebatik ke Tarakan begitu juga dari dapil 3 sama sama berangkat jamah haji dari Nunukan.

Daftar tunggu Jamaah haji berkat adanya Penambahan yang tadinya 20 Tahun sekarang menjadi 17 Tahun dan muda mudahan untuk tahun depan bisa menjadi 14 Tahun.

Saat ditanya mengenai Haji Plus yang dilepaskan oleh Bupati Nunukan di pelabuhan Tunontaka, Sabtu (27/07/2019) melalui Tawau Kuala Lumpur Malayaia yang diurus oleh Perusahaan Travel PT Annur Kaltara dengan biaya cukup tinggi sebesar Rp 210 Juta.

H.M. Saleh S.Ag menjelaskan, urusan Haji Plus itu tidak ada kaitannya dengan Kementrian Agama, Kementrian Agama hanya mengurus Haji Reguler kalau Haji Plus itu diurusan Travel, kalau Jamaah sudah mendapatkan Paspor dan Visa sudah mendapatkan Ijin dari Negara Arab Saudi namun tetap kita melakukan Pengawasan.

Soal mahalnya biaya Haji plus, itu bukan urusan Kementrian Agaman itu urusan travel, tapi pelaksanaan Haji Plus tetap kita lakukan pengawasan, apabila ada pelanggaran berat akan di cabut izinnya begitu juga masalah Umroh ada ijin dari Kementrian Agama kalau ada penyimpangan dan pelanggaran maka pemerintah tidak segan-segan mencabut Ijinnya, pungkas H.M Saleh S.Ag.

 

 

Reporter : Yusuf P

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *