BMKG cabut peringatan dini tsunami diseluruh Indonesia

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tanggamus – Peringatan dini tsunami pasca gempa 7,4 SR pada koordinat 7.54 LS, 104.58 BT (147 km Barat Daya SUMUR-BANTEN), dengan Kedalaman : 10 Km dicabut untuk seluruh Indonesia.

Berdasarkan Pantauan Polres Tanggamus diakun Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumat (2/8/19) pukul 21.40 Wib.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa Mag:7.4, pukul 19:03:25 WIB, dinyatakan telah berakhir,” cuit akun twitter @infoBMKG.

Sebelumnya BMKG memperingatkan adanya gempa Mag :7.4, pada pukul 19:03:21 WIB, Lokasi gempa berada di 7.54 LS,104.58 BT (147 km Barat Daya Sumur Banten), dikedalaman 10 Km.

Gempa dengan kekuatan mag 7,4 tersebut berpotensi tsunami, untuk itu BMKG meminta masyarakat untuk waspada.

Hal itu juga seiring, dalam keterangan resmi Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut gempa berkekuatan magnitudo 7,4 di Sumber, Pandeglang, Banten berpotensi tsunami. Perkiraan kedatangan tsunami disebut Dwikorita pada pukul 19.35 WIB.

“Diperkirakan kedatangan tsunami itu 19.35,” kata Dwikorita, Jumat (2/8/2019) malam.

Namun sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP), Dwikorita menyebut BMKG menunggu hingga 2 jam ke depan. Sebab dia menyebut bisa terjadi berbagai fenomena alam yang mempengaruhi kondisi.

“SOP yang ada, (kami) menunggu sampai 2 jam dari perkiraan kedatangan terakhir,” sebut Dwikorita.

“Jadi sampai 21.35 WIB,” imbuh Dwikorita.

Dwikorita menyebut perkembangan akan ditunggu hingga 21.35 WIB. Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk tidak berada di pesisir Pantai.

 

 

Reporter : Rendi/Husen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *