Kapolres Mimika pimpin press release kasus pembunuhan 2017 di Polsek Miru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Baru, Polres Mimika, menggelar Press Release kasus persekusi yang berujung pembunuhan yang terjadi pada tahun 2017 silam dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto, S.Ik.,MH, didampingi Kapolsek AKP. Ida Wayramra, S.Ik bersama Jajaran Reskrim di Mapolsek Miru, Sabtu, (03/08).

Kasus persekusi yang diduga melibatkan lima orang pelaku dan satu orang penghasut yang menewaskan seorang pria yang diketahui masih duduk dibangku SMA bernama, Lay Andreas Numberi, kejadian naas tersebut terjadi pada Minggu, 3 Desember 2017, Sekitar Pukul 04:00wit tepatnya di Jalan Elang, Belakang Masjid Al-Furqan.

Dalam jalanya release, selain menghadirkan seluruh Jajaran Unit Reskrim, Polsek Mimika Baru juga menghadirkan empat tersangka yang ditangkap dan keluarga korban.

Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto, S.Ik, MH, saat memimpin Press Release menyatakan, persekusi pada 2017 silam dilakukan lantaran korban dituduh melakukan pencurian.

“Apapun alasanya, persekusi tidak dibenarkan sama sekali, apalagi sampai menyebabkan kematian, ini merupakan pelanggaran hukum, semua ada ranahnya, jika ada yang merasa keberatan harus dilaporkan ke pihak terkait,” kata Kapolres.

Kapolres menyebutkan, kasus ini baru terungkap lantaran para tersangka diketahui baru bermunculan di Timika pasca melarikan diri sejak kejadian, sehingga Satuan Unit Reskrim Polsek Mimika Baru, dapat melakukan penangkapan dan proses penahanan saat ini.

“Pada saat pemeriksaan fisum terhadap korban meninggal, ditemukan adanya satu luka tusukan di bagian punggung, dan mengenai bagian organ vital, untuk tersangkanya kami (polisi) duga ada lima orang, dan saat ini sudah berhasil kita amankan tiga orang ditambah seorang penghasut jadi total empat tersangka yang ditahan, masih tersisa dua pelaku lagi dalam pengejaran,” ungkap AKBP. Agung Marlianto dalam rilis.

Dirinya menambahkan, “Sejak kejadian Mereka (tersangka) melarikan diri ke Kabupaten Nduga (Papua), kemudian akhir-akhir ini baru muncul (Di Timika) sehingga langsung dilakukan penangkapan oleh Unit Reskrim Polsek Mimika Baru,” bebernya.

Ketiga pelaku diketahui berinisial WWM, SL, AHS dan seorang lagi berperan sebagai penghasut.

Kapolres Mimika dalam memimpin Press Release mengapresiasi kinerja Kapolsek dan jajaran Polsek Mimika Baru atas capaian ini.

Atas kejadian tersebut tersangka dikenakan pasal 338 junto pasal 170 ayat 2, subsidi pasal 351 ayat 3 dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Usai Rilis, Frorida Sambeka Dimara selaku Ibu Kandung dari Korban kepada awak media meminta kepada Penegak Hukum agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Dari Kapolsek ke Kapolsek sudah dua tahun berjalan ini, baru kali ini kasus yang menewaskan anak saya baru terungkap, saya sedih sekali,” ujar Florida sambil menahan air mata.

Namun demikian, dirinya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kepolisian yang telah berhasil menangkap tiga tersangka pembunuhan anaknya.

“Saya ucap terimakasih yang banyak untuk pihak kepolisian yang saat ini sudah tangkap pelaku, saya berharap mereka (pelaku) diberi hukuman yang setimpal,” pungkas Florida.

 

 

Reporter: AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *