Kapolres Mimika : 7 Orang yang diamankan saat pleno sudah dilepas

  • Whatsapp
Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, S.Ik.,MH,

MITRAPOL.com, Timika – Sedikitnya tujuh orang termasuk 3 politisi sempat diamankan kepolisian resort (Polres) Mimika, Papua, pada saat KPUD Mimika menggelar rapat pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan calon anggota DPRD Mimika terpilih hasil pemilu 2019 di Graha Emeneme Yaware, pada Kamis, (01/08) lalu.

Tiga diantaranya merupakan pentolan partai politik dari partai PAN, PKPI, dan Hanura.

Pada saat pengamanan terhadap ketujuh orang tersebut, dilakukan di dua lokasi berbeda, tiga orang diamankan di Graha Emene, dan empat lainya di jalan Irigasi, Timika, Papua.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, S.Ik.,MH, kepada Wartawan di Mapolsek Mimika Baru mengatakan, ketujuh orang yang diamankan hanya sebatas pembelajaran dan telah dipulangkan usai menanda tangani pernyataan.

“(Kelompok) yang pertama, ada tiga orang di Garaha Emeneme, mereka tidak hanya melakukan interupsi ke KPU tapi ada indikasi kuat dari intelijen dan pengamatan kami bahwa yang bersangkutan berkeinginan dan berusaha kuat untuk mengganggu dan menggagalkan jalanya rapat pleno penetapan, sehingga langsung dilakukan pengamanan,” ujar Kapolres.

AKBP Agung Marilanto menambahkan,”kelompok kedua, kita amankan empat orang di jalan Irigasi, karena mereka (oknum) diberikan instruksi dari PPD Distrik Alama, mereka telah dijanjikan kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat, namun putusan akhir dari KPUD Mimika tidak sesuai sehingga mereka mengarahkan massa dan mendatangi PPD tersebut untuk menuntut bertanggung jawab,” beber Kapolres

Dirinya menegaskan, hal ini dilakukan semata-mata demi untuk kelancaran jalanya hajatan akbar yang digelar oleh Negara, selain itu juga untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Mimika yang luas dan bukan untuk kelompok tertentu.

“Dalam rangka pembelajaran, yang bersangkutan (ketujuh orang) sudah kita ambil keterangan dan dilakukan pernyataan untuk tidak diulangi perbuatanya lagi sehingga saat ini keseluruhanya telah dipulangkan,” ujar Kapolres Marlianto.

Selain itu orang nomor satu di Polres Mimika, Papua ini menyatakan, Polres Mimika akan tetap melakukan pengamanan melekat baik terhadap personil maupun kantor KPU dan Bawaslu serta pihak terkait hingga selesainya pelantikan dan pemilu dinyatakan berakhir.

Meskipun Kabupaten Mimika, Papua telah melalui dua rangkaian pemilu yakni pemilu Kepala Daerah 2018 lalu dan pemilu legislatif 2019 saat ini, Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto, menyatakan, “Sampai sekarang situasi keamanan masih dalam kondusif dan aman,” pungkasnya.

 

 

Reporter : AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *