Gali potensi daerah, Gempur berikan program nyata bukan janji

  • Whatsapp
Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Buton Utara (Gempur) Muh.Aswadi Adam,ST (kanan) di dampingi Sekertaris Gempur Ikhwan Karmawan.

MITRAPOL.com, Buton Utara – Gali potensi daerah dengan memberikan program nyata, hal ini di sampaikan ketua umum Gerakan Peduli Buton Utara (Gempur) pada konfrensi pers yang digelar di Hotel 3 AS Butur. Senin, (5/8/2019).

Gempur adalah sebuah wadah gerakan peduli masyarakat Buton Utara yang terbentuk pada tanggal 2 Juli 2019 tepatnya di hari jadi Buton Utara yang ke 12 hadir, Gempur hadir memberikan solusi di berbagai bidang kehidupan sosial kemasyarakatan,” jelas Ketua Umum Gempur Muh Aswadi Adam ST.

Gempur, lanjut Aswadi sapaan akrab ketum Gempur, “kini tengah membentuk ke pengurusan di seluruh desa di Butur, tujuanya adalah untuk menggalang aspirasi atau keluhan masyarakat di desa masing-masing.

Insyaallah Kita sementara bentuk pengurus di desa-desa dan kami akan kukuhkan akhir Agustus ini, “Jelasnya lagi.

Lantas dia menambahkan, bahwa semua program kerja Gempur tidak ada kaitan atau unsur politiknya semua murni untuk kesejahteraan masyarakat Buton Utara.

Kita tujuanya untuk membantu semampu kami, tidak ada tujuan lain tidak ada kepentingan politik, ini murni tanggung jawab moral generasi muda putra daerah untuk membangun daerahnya, dan siapapun yang mau silahkan berbuat,” tambahnya.

Dikatakan bahwa, banyak di sosmed yang menyebut bahwa bakal maju bertarung di pilkada Butur, Itu tergantung permintaa masyarakat Kalau ketua umum gempur di minta oleh masyarakat untuk maju, saya siap,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ikhwan Karmawan (sekjen gempur) menambahkan pihaknya sudah mengantongi banyak keluhan masyarakat yang tersebar di 6 kecamatan dan tengah mempersiapkan langkah.

Kini gempur, lanjut Iwan sapaan akrab sekjen gempur tengah melakukan program pengadaan bibit unggul padi sawah di 3 kecamatan yakni Kec, Kambowa, Kec. Bonegunu dan Kec. Kulisusu Barat, sesuai dengan potensi yang ada di sana.

Kami sudah sosialisasi, 4 Agustus, bibitnya juga sudah ada di lokasi, bibit dari Balai pengawasan dan sertifikasi benih (BPSB) Sultra, masyarakat akan di pandu langsung oleh tenaga tehnisnya dari (BPSB) Sultra. Kami (Gempur) memfasilitasi semua anggaran yang di butuhkan selama proses berjalan dari pembukaan lahan, pembibitan, panen raya hingga menyediakan pasar. Semoga dengan program ini masyarakat bisa meningkatkan hasil panen dan kesejahtaraanya,” pungkasnya.

 

 

Reporter : David Wiridin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *