Kukuhkan Pengurus PERMAHI, Faduhusi Daely. S.Pd : Membangun Nias Barat bukan sebatas kritik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Usai hadiri kegiatan pelantikan Pengurus PMNBI di Pekan Baru- Riau, Sabtu, (03/8) tanpa kenal lelah esok harinya bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd terus ke Jakarta dan langsung ketempat acara Halal Bi Halal dalam rangka Pengukuhan Pengurus PERMAHI (Persatuan Masyarakat Kepulauan Hinako) se-Jabodetabek periode 2019 – 2022 yang berlangsung di Aula REI REI ASMI Jakarta Timur, Minggu, (04/8).

Faduhusi dalam arahannya menjelaskan bahwa dalam konteks pembangunan kabupaten Nias Barat dibutuhkan skill dan talenta. “Saat ini yang dibutuhkan orang-orang adalah skil dan kemampuan termasuk memiliki talenta dalam membangun,” jelasnya.

Bahkan dengan tegas orang nomor satu di kabupaten Nias Barat ini menyebutkan bahwa membangun kabupaten yang belum lama mekar tersebut bukan sebatas menyampaikan kritik dan berkoar-koar tetapi membutuhkan proses dan waktu. ” Kita semua boleh berkoar-koar dan menyampaikan pendapat atau kritik; tapi alangkah bijaknya kalau kritik yang membangun, santun dan punya etika dan tata krama yg baik. Membangun Nias Barat tidak selesai besok, tetapi butuh proses dan waktu,” sebutnya.

Lanjut Faduhusi,”Oleh itu, kepada Pengurus PERMAHI yang baru saya kukuhkan hari ini, mari kita bergandengan tangan dan sama-sama melangkah kedepan, salurkan dan sampaikan aspirasinya kepada pemerintah tentang apa yang akan dibutuhkan oleh masyarakat dan sifatnya urgen dilakukan. sekali lagi bahwa pembangunan tidak akan rampung dan selesai hari ini atau besok tetapi butuh yang namanya proses dan tahapan; talenta dan bakat yang anda miliki salurkan menjadi berkat bagi orang lain,” pintanya.

Pengurus PERMAHI se-Jabodetabek periode 2019-2022 terpilih sebagai ketua Arfan Maruao, Sekretaris Pdt. Sinufa Marundruri dan Bendahara Rosmawati Daely serta dilengkapi beberapa seksi.

 

 

Reporter: Emanuel B

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *