Polsek Merauke Kota berhasil amankan Ratusan Liter Milo

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Merauke Papua – Polsek Merauke Kota bersama Sat Pol PP Merauke melaksanakan patroli dan razia minuman keras. Selasa, (6/8/19), dengan sasaran pembuat minuman keras lokal (Milo) di Wilayah Kabupaten Merauke yaitu Kali putus kelurahan Sampai, Jalan Noari dan Jalan Tidore.

Pelaksanaan patroli dan razia minuman keras dipimpin langsung oleh Kapolsek Merauke Kota AKP Dian Pieterz, S.Ik dengan melibatkan 27 personil gabungan Polsek Merauke Kota dan Sat Pol PP Merauke.

Dalam kegiatan tersebut, personil gabungan berhasil mengamankan 5 (lima) orang pelaku pembuat minuman keras lokal jenis sopi dan ratusan liter minuman keras. Selanjutnya pelaku bersama barang bukti diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Pelaku pelaku yang di amankan pihak kepolisian, Eli, (35) warga Binaloka kelurahan Samkai Kabupaten Merauke, Rabali, (45), Samir,(49), Valentine Fernat, (54) dan Siti (40).

Adapun Barang Bukti yang diamankan, Minuman keras jenis Sagero 30 Liter milik pelaku Eli, Sagero 2 ember 30 Liter dan Sagero 4 ember 25 Liter milik pelaku Rabali,Minuman keras jenis Sagero 1 ember 30 Liter, Sagero 1 ember 20 Liter milik Samir,Sagero 3 ember 50 liter, 2 loyang besar, 1 ember kecil, 1 ember besar dan 26 botol sopi dalam kemasan air mineral siap edar milik pelaku Valentine,1 buah dandang dan 5 Liter sopi merah siap jual milik pelaku Siti.

Kepolisian mengambil tindakan serta, melakukan patroli dan razia, memeriksa tempat-tempat yang diduga tempat penjualan minuman keras, mengamankan pelaku dan barang bukti.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan patroli dan razia minuman keras dilakukan mengingat salah satu penyebab terjadinya tindak pidana dikarenakan pengaruh minuman keras.

Dihimbau kepada seluruh warga masyarakat Merauke agar dapat memberikan informasi kepada pihak Kepolisian terdekat bila mengetahui adanya peredaran miras illegal dan pabrik pembuat miras jenis sopi untuk dilakukan langkah-langkah penegakan hukum.

 

 

Reporter : Adm/Nasri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *