Wakapolsek Metro Penjaringan tanam pohon di hutan Mangrove

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Wakapolsek Metro Penjaringan Kompol Indra Ranukarta S.IK.,M.Si, didampingi Kanit Binmas Kompol Djubaedi SH, menindaklanjuti perintah Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar S.IK.,MSi, memimpin pengamanan sekaligus menghadiri giat Penanaman Pohon Mangrove di Ekowisata Mangrove PIK penjaringan Jakarta Utara, Rabu (7/8/2019) pukul 07.00 WIB.

Sebagian besar masyarakat kita mengenal Hutan Mangrove yakni sekumpulan pohon atau semak-semak yang hidup dan tumbuh di daerah pasang surut (kawasan pinggiran pantai). Hutan Mangrove juga populer dengan sebutan Hutan Bakau, dikarenakan mayoritas populasi tanaman yang hidup pada Hutan Mangrove adalah tanaman Bakau.

Kegiatan penanaman mangrove bersama Oase Kabinet Indonesia Kerja dengan jumlah 5000, bibit produktif dan alat biopori dengan undangan sebanyak 300, kegiatan tersebut yang hadir diantaranya Ibu pangdam jaya, Kepala Balai DAS ciliwung, Kadin kehutanan DKI jakarta, Kepala BPPD DKI jakarta, Dandim 0502 Jakarta utara, Wakapolsek metro penjaringan, Kanit Binmas, Kapolsubsektor PIK, Bhayangkari.

Dengan adanya Hutan Mangrove sangat berperan penting dalam menjaga garis pantai agar tetap stabil. Mengingat, kehadiran populasi pohon dan semak yang ada pada hutan mangrove tersebut dapat melindungi tepian pantai dari terjangan ombak langsung yang berpotensi menghantam dan merusak bibir pantai.

Selain itu, peran penting Hutan Mangrove lainnya yakni melindungi pantai dan tebing sungai dari kerusakan, seperti erosi dan abrasi.

Dalam rangka acara serangkaian Penanaman Pohon Mangrove bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja Tahap III di Taman Ekowisata PIK Kelurahan Kapuk Muara Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara dari Kementeeian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” berjalan tertib lancar dan kondusif,” terang Kepala Balai, Ir Taruna Jaya Msi.

 

 

Reporter : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *