Forkab Aceh serahkan piagam penghargaan kepada Yulis Ratna Sari

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Ketua Umum DPP Forkab Aceh Polem Muda Ahmad Yani, diwakili Pengurus DPP Forkab Aceh, Wakil Ketua I Firdaus bersama Sekretaris Jenderal Boy Satriawan, MP, menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Yulis Ratna Sari istri dari Kepala Seksi I Intelejen Kejati Aceh Sholahuddin.

Penyerahan piagam penghargaan bertempat dikediamannya, Alhamdulillah silaturrahmi sekaligus penyerahan Piagam Penghargaan ini sukses secara syariat, karena difasilitasi oleh Kasi Penkum Kejati Aceh, Munawar Hadi, SH.

Menurut Kajian atau penilaian Ketua Umum dan Pengurus DPP Forkab Aceh, Yulis Ratna Sari pantas dan layak mendapatkan Piagam Penghargaan, karena atas kemulian hati dengan berserah diri kepada Allah SWT, rela dan ikhlas bertaruh nyawa untuk menyelamatkan jiwa suami tercinta dengan mendonorkan ginjalnya.

Sholahuddinyang sejak empat tahun lalu didiagnosa menderita gagal ginjal, Alhamdulillah berkat penjuangan, pengorbanan dan Do’a Yulis Ratna Sari dikabulkan oleh Allah SWT. Kondisi Sholahuddin dan Yulis Ratna Sari diizinkan oleh Dokter RSZA untuk kembali ke kediaman, tentu hal ini yang kita harapkan bersama.

Forkab Aceh merasa sangat terharu atas pengorbanan dan kesetiaan lahir bathin dari Yulis Ratna Sari terhadap suaminya Sholahuddin, semoga sikap rendah hati, kesetiaan lahir dan batin dan pengorbanan demi sang suami yang dicintainya, yang ditunjukkan Yulis Ratna Sari ini, bisa menjadi inspirasi dan suri tauladan bagi perempuan-perempuan, bagaimana menjadi istri yang Soleha seperti Siti Khadijah binti Khuwailid (Ummul mukminin Khadijah radhiallahu ‘anha) yang terkenal dengan kemualiaannya, baik dari sisi nasab maupun akhlaknya.

Kondisi Sholahuddin bersama Yulis Ratna Sari saat ini sedang dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi cangkok ginjal. Keluarga Besar Forkab Aceh, mendo’akan semoga Sholahuddin dan Yulis Ratna Sari diangkat segala penyakitnya oleh Allah SWT dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

Rasulullah SAW secara tegas menyatakan, setiap kali Allah SWT menurunkan penyakit, pasti menyertakan obatnya. Sebagaimana sabda beliau : “Setiap kali Allah menurunkan penyakit, pasti Dia menurunkan pula penyembuhnya. Yang hanya diketahui oleh orang yang mengetahuinya, dan diabaikan oleh orang yang tidak mengetahuinya.”

 

 

Reporter : Bukhari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *