Hendarto : Tahun 2025 semuah tanah di Tarakan sudah terpetakan

by -33 views
Kepala Seksi Hukum BPN Kota Tarakan Hendarto SH

MITRAPOL.com, Nunukan – Program PTSL mulai digalakkan di Tarakan sejak 2017 – 2018 selama dua Tahun itu BPN Kota Tarakan telah mampu menyelesaikan sebanyak 16.500.000 Bidang dan Menerbitkan Sertifikat.

Hal tersebut dikatakan Hendarto Kepala Seksi Hukum Kantor Pertanahan Kota Tarakan, Kamis (7/8/2019) saat ditemui Mitrapol di kantornya.

Lanjut Hendarto, kita sangat bersyukur Kota Tarakan selama dua tahun telah berhasil melaksanakan program PTSL, yang dilakukan dengan berkordinasi antara pihak Kelurahan dan Kecamatan tentang Program PTSL.

Pada tahun 2019 terjadi penurunan secara dratis, kota Tarakan hanya mendapatkan jatah dari Pusat sebanyak 2.850.000 sertifikat, terjadinya penurunan ini tidak saja di Kalimantan Utara (kaltara) tapi juga di Kalimantan Timur.

Kendala yang sering kita hadapi yakni saat tim pengukuran kelapangan terkadang pemilik tidak berada ditempat dan kita harus menunggu lama padahal kita sudah melakukan penyiaran agar saat pengukuran saksi-saksi batas tanah harus berada ditempat, begitu juga pihak RT dan pihak Kelurahan harus ikut terlibat dan menyaksikan pengukuran, tujuannya adalah untuk menghindari Sengketa dan tumpang tindih kepemilikan, jelas Hendarto.

Saat ditanya adanya oknum tertentu yang memanfaatkan Program PTSL, meminta bayaran padahal program ini Gratis, Hendarto menjawab, Alhamdulillah selama program ini berjalan tidak ada pungutan dari BPN, tapi kita tidak tau kalau ada acuan dan aturan di Kelurahan mengenai adanya pungutan.

Saat ditanya mengenai adanya pungutan yang dilakukan oknum-oknum terterntu sebesar Rp.250.000/ sertifikat, Hendarto menjawab. bahwa memang ada laporan yang kami terima, saat dilapangan kamu menemukan ternyata pihak kelurahan menerapkannya dan ada Peraturan Walikota (Perwali) Tarakan sebesar Rp.250.000/sertifikat, namun Badan Pertanahan Nasionak Kota Tarakan sama sekali tidak melakukan pengutan itu, ujar Hendarto.

Luas kota tarakan 25.000 Hektar dan yang sudah mendapatkan Sertifikat sesuai dengan data yang di BPN sudah mencapai 60% yang lainya dalam proses Insya Allah di tahun 2025 semua tanah di Tarakan bisa terpetakan secara keseluruhan.

 

 

Reporter : Yusuf. P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *