Warga Lebak Shalat Idul Adha disebuah rangka bangunan mesjid

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Tepat tanggal 10 Dzulhijah 1440 Hijriyah, Usai jutaan jemaah haji melaksanakan rukun ibadah haji ‘Wukuf’ di tanah arofah. Seraya umat muslim sedunia melaksanakan Shalat sunah Idul Adha Lebaran Haji.

Shalat sunah Idul Adha juga dilaksanakan warga Lebak, meski dilaksanakan disebuah rangka bangunan mesjid, namun Suasana bahagia dalam perayaan Idul Adha 1440 Hijriyah nampak dirasakan oleh warga, seperti warga Kampung Hariang, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Lebak banten. Minggu (11/8/2019).

Masyarakat sekitarpun tidak merasa itu sebuah hambatan, pasalnya, warga menyadari bahwa pembangunan mesjid belum mampu dirampungkan akibat tersendatnya pembiyaan pembangunan.

“Ibadah itu bukan soal tempat tapi niatnya, selama tempat itu suci, kita bisa menunaikan ibadah shalat baik yang fardhu maupun sunah,” ujar seorang tokoh agama di kampung Hariang

Diketahui Mesjid Jami Al-Iklas pernah direnovasi pada tahun 1994 pasca kebakaran cukup besar menghabiskan hampir 200 rumah penduduk hingga rata dengan tanah.

Dalam peristiwa tersebut, Mesjid Jami Al-Iklas yang berada ditengah pemukiman warga tetap bediri kokoh ditengah lautan api, hanya saja nampak kotor akibat hawa panas dari kobaran api.

Tak selang berapa lama, mesjid tersebut diruntuhkan dan dibangun kembali oleh masyarakat menjadi dua tingkat, namun karena kontruksi bangunan saat itu kurang baik, ditambah material bangunan kurang maksimal hingga kondisi mesjid tidak bertahan lama akibatnya, banyak dinding yang retak bahkan bongkahan materialpun berjatuhan mengotori lantai

“Mulai bulan kemarin (Juli 2019- RED) Panitia pembangunan mesjid mulai renovasi berat bangunan mesjid, namun karena tersendat biaya akhirnya proses pengerjaan terlambat bahkan bagian lantai yang rencananya pakai granit belum mampu dikerjakan, terpaksa haru pakai ampar terpal,” kata Usman Baihaqi selaku Panitia pembanguan mesjid Al-Ikhlas

Usman berharap, ada pihak donatur yang bisa membantu biaya pembangunan mesjid agar kegiatan pembangunan tidak mangkrak mengingat keterbatasan kemampuan warga sekitar menjadi faktor utama yang membutuhkan bantuan dari para dermawan.

 

 

Reporter : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *