Dibackup Jatanras Polda Aceh, kasus kematian Aris Ananda tengah diselidiki

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Penyebab kematian Aris Ananda (16) warga gampong Jawa kecamatan Kuta Raja kota Banda Aceh yang di temukan di saluran irigasi Krueng Neng gampong Surien kecamatan Meuraxa kota Banda Aceh masih terus diselidiki pihak kepolisian.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Ule Lheu mengatakan hingga kini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan bukti-bukti guna penyelidikan awal.

“Sejauh ini personel Polsek Ulee Lheue, dibantu tim dari unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, sedang melakukan penyelidikan, kami masih melakukan penyelidikan, apa ada indikasi pembunuhan dan penganiayaan terhadap almarhum,” ungkapnya Senin (12/8/2019).

Ia menjelaskan bahwa, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari kerabat dan rekan almarhum namun pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum.

“Sejauh ini kami belum dapat menyimpulkannya, sebab semuanya masih dalam penyelidikan,” tutup AKP Ismail.

Jenazah almarhum Aris Ananda (16) yang merupakan siswa SMK 4 Banda Aceh awalnya ditemukan oleh dua orang pemancing yang tidak diketahui identitasnya di saluran irigasi Krueng Neng gampong Surien kecamatan Meuraxa kota Banda Aceh pada pukul 10:45 Wib pagi tadi. Senin (12/8/2019).

Penemuan jasad anak pertama dari tiga bersaudara itu membuat geger warga sekitar. Akhirnya sedikit demi sedikit misteri kematiannya mulai terungkap.

 

 

Reporter : Safdar S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *