Refleksi 74 Tahun Indonesia, Bahaya Narkoba ancam anak bangsa

by -30 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Memperingati kemerdekaan Indonesia, Dirreskrim Mabes Polri bersama BNN menggelar diskusi publik dengan tema, Refleksi 74 Tahun Indonesia Merdeka dalam membrantas Narkotika terkait ancaman Bahaya Narkoba dan Kebijakan Hukum. Rabu, (14 /8/ 2019) di Ball Room Grand Kemang Hotel Jakarta, Indonesia

Sebagai pembicara dalam acara ini, Pendiri Granat (Gerakan Nasional Anti Narkotika) H.Hendri Yosodiningrat,SH, Mantan Kepala BNN priode 2012-2015, Komjen Pol. (Purn) Dr. Anang Iskandar, SH, MH, dan Deputi Rehabilitasi BNN Dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ.

Pendiri Granat Hendri Yosodiningrat mengatakan, dalam kurun waktu 3 tahun ini Narkotika masuk ke Indonesia dengan sangat luar, Idonesia bisa dikatakan sudah darurat Narkoba.

Menangani dari misi penegasan hukum yang mengacu dalam UU terhadap para pengguna dimana dalam pemeriksaan apakah masuk dalam jaringan atau tidak, ini harus digali dulu dari permasalahnnya baru bisa direhabilitas ancaman sudah masuk kesendi-sendi negara satu generasi akan hilang kalau tidak di selesaikan segera tegasnya, tegas Hendri.

Kenapa sebagian artis banyak yang mengkonsumi barang haram ini, alasannya untuk mencari sensasi. Korban pengguna narkoba sebagian besar berumur di atas 25 tahun.

Pencegahan terhadap pemakaian narkoba yang pertama kali ditangkap harus di rehab, itu bukan cara yang terbaik, makanya saya sudah mengusulkan ke pemerintah dan DPRuntuk merevisi UU narkoba,” pungkas Hendry

Dari tahun ke tahun peredaran narkoba di Indonesia semakin meningkat, narkoba masuk melalui Laut, karena lautan di Indonesia, sehingga banyaknya penyelundupan narkoba jaringan internasional dengan bebasnya memasuki barang haram tersebut.

 

 

Reporter : Desi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *