Tim Ombudsman Pusat kunjungi Damkar Banda Aceh, ini harapannya

by -23 views

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Kepala Keasistenan Bidang Penegakan Hukum Tim Ombudsman RI Pusat Nyoto Budianto didampingi oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dr. Taqwaddin melakukan investigasi ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh di Geucu, Rabu (14/8/2019).

Dalam kunjungan tersebut Nyoto menegaskan bahwa Damkar merupakan salah satu hajat hidup orang banyak, sehingga perlu diperhatikan sacara serius baik itu sumber daya manusia, sarana prasarana, nomenklatur, peraturan,maupun penganggaran.

“Kami juga ingin melalukan investigasi terhadap Damkar di semua daerah di seluruh Indonesia, kami ingin melihat bagaimana selama ini perhatian terhadap sarana prasarana, sumber daya manusianya, dan penganggaran terhadap Damkar,” sebutnya.

Selain mengecek hal tersebut, Tim Investigasi dari Ombudsman RI Pusat juga melakukan simulasi kepada petugas boomba tentang kesiapan petugas saat menerima laporan dari masyarakat yang mengalami musibah kejadian kebakaran.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Investigasi Ombudsman diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas Damkar Kota Banda Aceh Rizha.Dalam sambutannya Rizha mengatakan bahwa Damkar Banda Aceh selain melakukan tugas di wilayah kerjanya Banda Aceh juga membantu Kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Aceh Besar. Damkar Banda Aceh saat ini menyediakan 5 Pos, seperti di Simpang Mesra dan Pango yang saat ini terdiri dari 76 personil baik yang PNS maupun tenaga kontrak.

“Sebenarnya kami masih sangat kurang dengan personil, dengan luas wilayah 63.000 ha lebih dan kepadatan penduduk di ibu kota provinsi. Saat ini kasus yang paling banyak kami hadapi yaitu kebakaran rumah dan ruko serta kebakaran lahan” jelas Rizha kepada tim Ombudsman.

Selain tugas tugas rutin tersebut, Rizha juga menjelaskan bahwa petugas Damkar juga melakukan sosialisasi ke masyarakat dan sekolah-sekolah untuk peemasalahan kebakaran.

Selaku Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman berharap Damkar harus tetap siaga terhadap laporan yang disampaikan oleh masyarakat, karena ini merupakan hajat publik terhadap layanan yang diberikan.

“Kami berharap petugas Damkar harus siap 24 jam dan aktif selalu kontak pengaduan atau pelaporan, kesiapan ini meliputi petugas, armada, kesiapan air, dan laiinya,” terangnya.

“Selain mengunjungi Damkar Kota Banda Aceh, tim dari Ombudsman Pusat juga akan berkunjung ke BPBD Kabupaten Bireuen. Karena berdasarkan informasi yang kami terima masih ada Pos Damkar di Kabupaten Bireuen yang belum diaktifkan sampai saat ini, walaupun sudah pernah dikomplain oleh masyarakat dan dilakukan supervisi oleh Ombudsman Perwakilan Aceh,” pungkas Nyoto.

 

 

Reporter : Safdar S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *