Jalan lintas rusak parah, butuh perhatian pemerintah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue – Jalan lintas serta penghubung antar desa dan kecamatan dari kota Sinabang menuju Simeulue Barat rusak parah, kurang lebih sepanjang 15 KM, tepatnya di desa Linggi sampai desa Ujung Tinggi banyak terdapat lobang maut, lumpur yang licin serta debu mengintai keselamatan para pengendara yang melaluinya. Rabu, (14/8)

Sepanjang jalan tersebut, ada jembatan darurat Luan Boya yang ada didesa Ganting yang tak kunjung dibangun-bangun, membuat para pemakai jalan tertatih-tatih untuk bisa menyeberang karena licin di saat hujan. Bahkan ada yang lebih parah lagi, jembatan darurat tikungan Teluk Nibung yang ada didesa Kuala Makmur,”selalu menunggu korbannya terjun bebas kedalam air maupun ke dalam bandar,” ujar warga merasa ngeri.

“Dalam hal ini pemerintah Aceh seperti kurang memperhatikan masyarakat, terutama kami warga di kabupaten Simeulue, butuh jalan lintas yang sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dibangun,” kata pengguna jalan yang diminta tanggapannya.

Kami sebagai masyarakat Simeulue mohon kepada pemerintah, agar melaksanakan sila kelima dalam Pancasila yaitu, “Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, ” Jika jalan ini di bangun, kami yakin akan ada geliat perekonomian masyarakat yang lebih baik, karena jalan merupakan akses vital bagi kami dalam menumbuhkan roda perekonomian,” kata salah satu warga yang mengeluh.

Masyarakat Simeulue berharap kepada pemerintah dan para pejabat terkait untuk segera membangun jalan yang rusak tersebut. Kami ingin merasakan mulusnya jalan seperti halnya jalan-jalan di daerah lain,” ujarnya penuh harap.

 

 

Reporter : Sarwadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *