Tidak sesuai UU, Kuasa Hukum kakek Miskad,tolak Pesangon dari PT. CRU

  • Whatsapp
Kuasa Hukum kakek Miskad Edi Susanto SH (berjubah) didampingi Erick Kristarto Manager PT CRU. Saat keduanya menghadap Kasi Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon

MITRAPOL.com, Cirebon – Berawal dari pemberian Pesangon yang tidak sesuai dengan Undang-undang nomor 13 Tahun 2003, akhirnya Tim Kuasa Hukum kakek Miskad menolak pemberian Pesangon yang tidak berdasarkan pada aturan undang -undang yang berlaku.

Perselisihan Ketenagakerjaan antara PT. Cipta Rasa Utama (CRU) dengan kakek Miskad (eks karyawan) yang Sudah bekerja selama 25 tahun lebih. Bermuara pada peraturan undang-undang nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang tidak dipatuhi oleh Management PT. CRU Cirebon sehingga masalah ini berlanjut ke Mediasi yang ke 4 dilakukan oleh Kuasa Hukum kakek Miskad Edi Susanto SH. Dihadapan Kepala seksi Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cirebon.
Pihak PT. Cipta Rasa Utama (CRU) akan memberikan uang pesangon dengan kisaran 3 juta sampai 5 juta kepada Kakek Miskad. Namun ditolak Kuasa Hukum Kakek Miskad Edi Susanto SH.

Dengan memberikan uang Pesangon sebesar itu PT. CRU tidak mengacu pada peraturan Undang-undang no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, sahut Edi Susanto SH kepada pihak Perusahaan Eric Kristarto.

Ditenpat terpisah Kuasa Hukum kakek Miskad Edi Susanto SH. menambahkan Klo Perusahaan memberikan pesangon 3 juta sampai 5 juta itu aturan dari mana, tutur Edi kepada Wartawan Mitrapol. Klien saya sudah bekerja selama 25 tahun lebih dan saya minta Perusahaan PT. CRU memberikan Pesangon kepada klien saya sesuai Peraturan Undang-undang Ketenagakerjaan.

Kakek Miskad sedang berjabat tangan dengan Erick Kristarto Manager PT CRU Cirebon didepan pintu masuk Kantor Disnakertrans Kabupaten Cirebon. Jl. Cipto Mangunkusumo Cirebon.

Jika PT. CRU memberikan pesangon kepada karyawan yang sudah bekerja di atas 10-15 tahun tanpa didasari dengan peraturan undang-undang Ketenagakerjaan, bagaimana dengan Perusahaan lain. Sementara Perusahaan lain nengacu pada aturan Pemerintah dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon. Paparnya.

Ditanya, bagaimana kalau terjadi perdamaian secara kekeluargaan ? Edi menjawab tidak ada kata damai, apalagi dengan bahasa damai (86) maaf kami konsekwen dengan kinerja tim Advokasi kita. demi mempertahankan hak-hak klien kita.

Sebagai kontrol Sosial Edi Susanto SH mengajak dan menghimbau temen-temen Media yang tergabung di lembaga PWRI Kabupaten Cirebon, LSM LMPI Kota Cirebon dan Serikat Pekerja Nasional (SPN), yang hadir pada saat Mediasi, untuk bersama-sama melakukan monitoring ke Perusahaan-perusahaan dan kita pantau. Jika ditemukan ada Perusahaan yang tidak menghindahkan peraturan undang-undang Ketenagakerjaan maka kita bantu hak-hak mereka sebagai karyawan yang dirugikan oleh Perusahaan.

Masih dengan Kuasa Hukum kakek Miskad, Edi Susanto SH menjelaskan kepada temen-temen Media sebaga Mitra kerja tim Advokasi untuk terus melakukan monitoring kepada Perusahaan yang ” Nakal ‘ yang tidak mematuhi Undang-undang nomor 13 Tahun 2003 sebagai Acuan peraturan undang-undang Ketenagakerjaan, pungkasnya.

PT. Citra Rasa Utama (CRU) yang rencananya akan memberikan uang Pesangon kepada kakek Miskad sebesar 20 juta, mendapat teguran dari Disnakertrans Dadang Subandi yang dalam hal ini sebagai Kasi Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, menanyakan ke pihak Perusahaan PT. CRU aturan dari mana muncul angka 20 juta ? Kata Dadan, saya sudah menyampaikan bahwa pemberian Pesangon kakek Miskad sebesar 40 juta bukan 20 juta. Tegas Dadan dihadapan Erick Kristarto, namun Erick tidak dapat mengambil keputusan, karena hal ini harus saya sampaikan kepada Pimpinan. Saya tidak bisa menjawab karena saya lagi dicecer pertanyaan, jadi saya takut salah menjawab. Saya sudah cape dan saya ingin masalah ini cepet segera selesai supaya kedepannya lebih baik, pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua PWRI Kabupaten Cirebon Juanda, dirinya sependapat dengan Kuasa Hukum Kakek Miskad untuk tetap akan meneruskan masalah ini ke pihak yang berwajib. Dengan temuan ini dan dengan data-data yang valid kita akan LP kan, tegasnya. Mengakhiri Wawancara dengan Wartawan Mitrapol biro Cirebon.

 

 

Reporter : Darto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *