Indonesia belum Merdeka kalau “Sedulur Sikep” Desa Klopoduwur Blora masih krisis air

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Blora – Perkumpulan Jamaah Yasin Nusantara, sangat peduli dengan masyarakat Jawa Tengah khususnya daerah Blora, dimana saat ini sedang krisis air yang berkepanjangan.

Humas perkumpulan Jamaah Yasin Johny Latuheru, mengatakan bahwa HUT Ke-74 Kemerdekaan kali ini menyisakan satu penjajahan hak atas ketersediaannya Air. Hal ini dirasakan saudara kita sebangsa dan setanah air.

“Sedulur Sikep” Suku Samin di Desa Klopoduwur Kab. Blora Jawa Tengah sampai detik ini masih mengalami krisis Air. Krisis Air ini terjadi sejak tahun Seribu Delapan Ratusan, sejak Suku Samin ini ada, ujarnya. Jum’at (17/8).

Kembali dikatakannya, Pak Jokowi pernah Rawuh ke Desa Klopoduwur pada tahun 2014 dan telah menerima Permohonan Rakyat atas ketersediaan air.

Jarak 10 Km dari Sumber Mata Air ke Desa Klopoduwur menjadi Masalah Yang Belum Terjawab.
Ironis sekali dan sangat menyedihkan, ketika Kebanggaan Kita atas dibangunya ribuan kilometer jalan tol tanpa saluran air yang belum tersedia dan belum selesai di kerjakan.

Ir.Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc.,Ph.D. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan seluruh jajaranya mampu mengentaskan krisis air ini, mengapa sampai saat ini belum ada realisasi dan rakyat terus masih menunggu uluran tangan dari pemerintah.

Permohonan kami dan seluruh Rakyat Indonesia, sudah diterima humas Kementerian PUPR, air sudah menetes di Desa Klopoduwur. Sebagai hadiah dari negara di HUT Ke-74 kali ini.

Air adalah sumber kehidupan bagi seluruh mahluk hidup yang ada dibumi ini. Sampai kapan rakyat Jawa tengah khususnya daerah Blora bisa menikmati air seperti daerah -daerah lain.

“Apalah Arti Merdeka Bila Tanpa Air,” ujar Joni

Pemerintah sudah selayaknya memenuhi kebutuhan rakyatnya dalam segala hal, terutama air, karena bagi rakyat air sangat penting sekali.

 

 

Reporter : Desi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *