Forkab resmi laporkan anggota DPRA

  • Whatsapp
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh resmi melaporkan anggota DPRA, Azhari Cagee ke Polda Aceh, Senin (19/8).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forkab Aceh, Polem Muda Ahmad Yani mengatakan tindak pidana yang dilaporkan itu yakni Pasal 56 UU 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebanggsaan. Karena di duga mengupayakan mengibarkan bendera bintang bulan dan upaya menurunkan bendera merah Putih di gedung DPRA.

Dalam laporan polisi itu, Polem menjelaskan unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa diduga ikut keterlibatan dan dikoordinir oleh Azhari Cage. Pasalnya unjuk rasa itu tidak mempunyai izin dari pihak berwenang.

“Dengan kejadian itu kami merasa keberatan dan menuntut para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

“Kami menduga Azhari Cagee terlibat dalam aksi itu, dan ini seperti sengaja disetting sehingga berakhir dengan kericuhan,” ujar Polem.

Menurut Polem, Azhari Cagee telah memprovokasi mahasiswa sebagai kaum intelektual Aceh yang merupakan harapan generasi penerus bangsa adalah tindakan perusak perdamaian Aceh, yang sudah berjalan 14 tahun.

“Azhari Cagee diduga menstransfer spirit perlawanan mahasiswa terhadap pemerintahan yang sah.

Mengingat Qanun Bendera Bulan Bintang telah dibatalkan dan sudah diajukan bendera Aceh dalam versi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan tindakan Azhari Cagee dalam skenario penurunan bendera merah putih adalah tindakan dan perilaku ideologi makar dan bertentangan dengan UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera.

“Tindakan Azhari Cagee dalam hal memberikan perlindungan terhadap mahasiswa atas pengibaran bendera bulan bintang di DPRA adalah perbuatan melawan hukum dan melanggar PP 77 tahun 2007,” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada Polda Aceh mengusut semua dana aspirasi Azhari Cagee yang menurut informasi terjadi sejumlah penyimpangan dan disinyalir mengalir ke mahasiswa lewat beasiswa yang diberikan dan diduga ke mengalir ke aksi demo penaikan bendera bulan bintang sebagai bentuk penyimpangan untuk melawan pemerintah yang sah.

“Kami mendesak Kapolda Aceh untuk mengapresiasi sikap tegas jajaran Poltabes Banda Aceh yang berhasil menghalangi aksi demo pengibaran bendera bulan bintang itu ,”Artinya jangan sampai kasus ini digiring untuk memojokkan pihak kepolisian yang seakan bersalah saat bertindak di lapangan.

Kita menduga kasus ini sengaja di kompori oleh oknum dewan yang bersangkutan untuk menutupi keterlibatannya dalam aksi demo mahasiswa.

Kita dari Forkab siap membela kebenaran dan tidak takut berhadapan dengan siapapun demi penegakan hukum di Aceh, ujarnya.Termasuk jika diperlukan akan kita angkat dan laporkan kasus keterlibatan oknum dewan supaya di proses di Mabes Polri. Demikian di sampaikan Polem, selaku ketum DPP Forkab Aceh yang juga eks Kombatan GAM.

 

 

Reporter : Bukhari

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *