IPDA Redha Astrian, sosok Kapolsek yang sangat dirindukan masyarakat Gebe

by -1,743 views
Kapolsek Gebe IPDA Redha Astrian STK

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Murah senyum, humanis dan tegas. Begitulah sosok IPDA Redha Astrian STK. Perwira yang menjabat sebagai Kapolsek Pulau Gebe, Halmahera Tengah, Maluku Utara ini dinilai sebagai pria cinta damai.

Ipda Redha sapaan akrabnya, sangat patut disapa “Polisi teladan” berkat loyalitas yang begitu luar biasa dalam bertugas dalam menjaga Kamtibmas di Pulau Gebe. Sejumlah masyarakat Gebe juga menolak IPDA Redha dipisahkan.

Sebab dirinya dinilai mampu memberikan pembinaan dan melakukan pencegahan penggunaan narkoba, judi dan penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Polsek Gebe dan sekitarnya.

Camat Pulau Gebe, Sofyan Gafur saat dikonfirmasi mengatakan, banyak warga yang nyaman dengan kehadiran IPDA Redha. Katanya ada rasa kangen dan rindu ketika mendengar bahwa IPDa Redha akan di pindahkan dari Gebe.

Baginya Redha adalah pria pembawa rasa nyaman dan aman di pulau Gebe. kini Ipda Redha disapa sebagai Kapolsek cinta damai yang dirindukan masyarakat Gebe.

“Kini perjudian berkurang dan tidak lagi terang-terangan atau mabuk-mabukan. Masyarakat yang biasa membawa sajam, kini takut. Segala tindak melanggar hukum lainnya, Alhamdulillah jauh berkurang,” kata Camat Gebe, Selasa (20/8/2019) saat dikonfirmasi lewat Via WhatsApp.

Sembari mengatakan, “Adanya beliau hubungan masyarakat dengan Polisi sangat terjalin sinergitas yang baik. Baik itu dengan Kecamatan hingga para Kepala Desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama dan semua anggota TNI. Yang tidak suka Kapolsek berarti dia adalah orang yang punya salah,” imbuhnya.

Sementara IPDA Redha Astrian mengakui bahwa semua keberhasilan itu berkat dukungan semua pihak, serta masyarakat di wilayah hukumnya, antar lini, antar pilar saling sinergitas.

“Apa yang saya lakukan sebenarnya tugas kepolisian pada umumnya. Saya hanya ibarat kaca kecil diantara tumpukan berlian, masih banyak Polisi teladan dan luar biasa di Polres Halteng,” ungkap Redha.

Tak terlepas dari itu, imbuhnya, peran dari pimpinannya dalam hal ini Kapolres Halteng, AKBP Andri Haryanto SIK adalah sosok motivator yang menurutnya luar biasa menular ke semua anggota termasuk dirinya, untuk terus berbuat yang terbaik, melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Mengajarkan kami solid, penuh kebersamaan dan kekeluaragan. Itulah yang saya bawa itu di Polsek Gebe, lalu kemudian diterapkan kepada masyarakat Pulau Gebe,” katanya.

Sejak Juli 2017 menjabat sebagai Kapolsek Gebe, banyak perubahan yang dibawa Ipda Redha Astrian di wilayah hukum-nya. Semua dalam upaya mewujudkan program Promoter (Profesional, Modern, Terpercaya) yang dicanangkan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

Tak penting dimana letak pulau itu, ia rela menempuh jarak dan medan berat untuk sekedar memantau kondusifitas wilayah hukum Polsek Gebe serta untuk bersosialisasi dengan masyarakat.

Jalan terjal dan berlumpur bukan suatu hal yang aneh lagi bagi Kapolsek mudah itu dalam menjalankan tugasnya.

“Saya senang berada di sana, antar pilar kami solid dan dengan masyarakat pun penuh kekeluargaan, bersama menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Katanya, ini merupakan tantangan tersendiri bagi dirinya bertugas sebagai Kapolsek Gebe. Apalagi bila hujan, makin berat tantangannya, namun sudah biasa baginya menghadapi medan jalan yang berat.

Awal datang ke Polsek Gebe, dirinya merasa keadaan masyarakat di sana berbeda jauh dari perkotaan. Terketuk hatinya untuk membawa perubahan karena di sana seakan tak tahu aturan hukum.

Perlahan dengan cara persuasif, dia sambangi masyarakat. Berusaha menjangkau daerah yang belum pernah dijangkau untuk menghilangkan rasa alkohol di lidah para penikmat ronggeng atau acara joget.

Niat baik menjadi kekuatan. Dulunya perjudian cukup bebas di wilayah hukumnya, kini dapat ditekan. Kebiasaan masyarakat membawa sajam pun perlahan kurang. Operasi pekat pun dijalankan hingga kini pulau itu aman terkendali.

“Saya tak menyangka, penuh berkesan, ketika kami melakukan sosialisasi, ternyata respon masyarakat sangat baik. Bahkan mereka katakan merindukan kehadiran Polri. Yang selama ini mereka tak tahu aturan hukum, akhirnya perlahan bisa tahu. Inilah yang dikatakan tak kenal maka tak sayang, ketika sudah kenal, akan sayang,” paparnya.

“Saya bangga dengan seluruh masyarakat di wilayah hukum Polsek Belimbing. Semoga kita terus bisa bekerjasama dan saya mohon dukungan masyarakat semua untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tandasnya.

 

 

Reporter : Sahwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *