Rusak parah diterjang angin puting beliung sekolah ini butuh perhatian

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, SBB – Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Bina Karya Dusun Ely Jaya Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat – Maluku rusak parah diterjang angin puting beliung. Waktu kejadian siang hari pada hari Kamis (15/8) tepatnya pukul 13.30 Wit.

Tiupan angin puting beliung menghancurkan atap ruang kelas yang berdinding papan kayu. Lima ruang kelas yang berada di sekolah ini mengalami kerusakan parah pada bagian atap. Sementara sebagian penutup atap seng terlepas berhamburan di sekitar halaman sekolah. Angin puting beliung itu memporak porandakan bangunan sekolah sehingga kondisi sekolah terlihat sangat berantakan dan rusak parah.

Kepala Sekolah Ibtidaiyah Bina Karya Surianti mengatakan,”kejadian kemarin itu, untung tidak ada aktifitas belajar-mengajar karena siswa-siswi diliburkan menjelang 17 Agustus 2019 sehingga tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

“Musibah ini sudah kami sampaikan kepada pihak Yayasan Bina Karya namun hingga saat ini belum ada jawaban yang pasti, “kata Surianti

“Kami berharap, pihak Yayasan Bina Karya atau pemerintah Kabupaten SBB melihat kondisi sekolah kami yang sangat memprihatinkan ini,“ kata Kepala Sekolah memaparkan kepada wartawan Mitrapol, Senin (19/8) di Ely Jaya.

Kami sangat mengharapkan bantuan secepatnya untuk perbaikan bangunan sekolah ini, “lanjut Surianti, sehingga siswa-siswi kami tetap dapat melakukan aktifitas belajar seperti sekolah-sekolah lain.

“Sampai saat ini juga kami belum bisa melakukan kegiatan belajar-mengajar, karena tidak ada bangunan yang dapat digunakan untuk proses belajar mengajar tersebut,“ Surianti menjelaskan dengan nada sedih.

Diketahui,”Sekolah Madrasyah Ibtidaiyah Bina Karya Ely Jaya dibangun sejak tahun 2013 lalu. Awal mulanya proses belajar mengajar menggunakan bangunan Balai Dusun, kemudian tahun 2017 dewan guru dan komite sekolah bekerja keras, akhirnya atas swadaya masyarakat Dusun Ely Jaya sekolah dapat dibangun walau sementara berdinding papan kayu beratap seng dengan lima ruang belajar. Sedangkan tenaga pengajar saat ini sebanyak 8 orang yang semuanya berstatus tenaga honorer,” paparnya mengakhiri.

 

 

Reporter : AG kaliky/Nal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *